У нас вы можете посмотреть бесплатно Jangan Salah Semprot! Cara Bedakan Cabe Keriting Karena Hama vs Kurang Nutrisi или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Apakah tanaman cabai Anda mengalami keriting daun dan pertumbuhannya terhenti? Jangan terburu-buru melakukan penyemprotan sebelum tahu penyebab pastinya. Video ini akan membahas secara mendalam cara mendiagnosa penyebab keriting pada tanaman cabai, apakah karena serangan hama (seperti tungau atau thrips), kekurangan unsur mikro, masalah pH tanah, atau faktor benih. Kita akan belajar melihat pola penyebaran di lahan untuk menentukan tindakan yang paling efektif agar biaya perawatan lebih efisien dan tanaman kembali sehat. Daftar Bahan & Langkah Teknis: Identifikasi Lapangan: Amati pola serangan; jika acak berarti hama, jika serempak dalam satu blok berarti masalah nutrisi atau pH. Penanganan Hama: Gunakan kombinasi insektisida sistemik dan kontak. Bahan aktif yang sangat disarankan adalah Abamectin yang dicampur dengan Akarisida (contoh: merek Pegasus atau Sumite). Aplikasi Tambahan: Selalu tambahkan perekat atau penembus agar obat mencapai celah pucuk daun tempat hama bersembunyi. Tambahkan juga ZPT (Zat Pengatur Tumbuh) untuk merangsang tunas baru. Pemulihan Nutrisi & pH: Berikan pupuk mikro yang mengandung Magnesium (Mg), Seng (Zn), dan Besi (Fe). Untuk menaikkan pH tanah yang rendah, gunakan Asam Humat atau Dolomit saat pengocoran. Langkah Terakhir: Jika belum pulih, cek kondisi akar. Gunakan perangsang akar jika ditemukan akar yang hitam agar penyerapan nutrisi kembali normal