У нас вы можете посмотреть бесплатно Ratapan Cinta Yang Pergi|||Slow Rock Modern или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
cinta itu datang saat aku belum tahu bahwa hidup punya pagar dan pagar itu bernama restu kau hadir seperti cahaya pertama yang menyentuh mata yang belum pernah menangis aku percaya itulah bentuk paling jujur dari bahagia kita mencinta tanpa rencana tanpa masa depan tanpa keberanian selain keyakinan polos bahwa perasaan adalah alasan yang cukup namamu kupeluk dalam dada seperti rahasia suci yang tak ingin kubagi dengan siapa pun bahkan waktu namun dunia dewasa datang terlalu cepat dengan suara berat dan wajah tanpa kompromi orang tua berkata “tidak” bukan dengan benci tapi dengan keyakinan yang tak bisa kutembus dengan air mata mereka menyebut masa depan keamanan nama baik sementara aku hanya punya detak jantung yang memanggil namamu tanpa henti aku dipaksa mengerti bahwa cinta harus tahu tempat harus tahu diri harus tahu kapan mati kau menunduk saat keputusan dijatuhkan aku melihat bagaimana cinta pertama belajar kalah tanpa pernah melawan tak ada pertengkaran tak ada drama hanya dua hati yang perlahan melepaskan genggaman karena takut menyakiti terlalu banyak orang kita berpisah dengan sopan dengan tenang dengan luka yang tak punya suara aku pulang membawa seluruh perasaan yang tak sempat menjadi kenangan panjang tak sempat menjadi salah tak sempat menjadi benar cinta pertama ini tak mati oleh kebohongan ia mati oleh ketaatan aku menangis di kamar tanpa berani mengucap namamu karena namamu sudah dianggap kesalahan setiap doa menjadi ragu haruskah aku meminta atau hanya menerima bahwa tidak semua cinta diizinkan untuk hidup malam-malam panjang menjadi saksi bagaimana aku belajar tersenyum di depan orang tua sementara dadaku penuh kuburan perasaan aku tak membenci mereka aku hanya kelelahan karena harus mematikan sesuatu yang tumbuh tanpa pernah berbuat dosa waktu berjalan namun cinta itu tinggal sebagai bayangan yang muncul setiap kali aku mencoba mencintai lagi aku selalu bertanya apakah cinta baru ini juga akan disembelih atas nama kebaikan cinta pertamaku tak pernah menjadi cerita yang selesai ia berhenti di tengah kalimat aku dewasa dengan lubang di tempat di mana namamu seharusnya tinggal dan sampai hari ini jika ada yang bertanya tentang cinta pertamaku aku hanya bisa menjawab dengan diam karena bagaimana menjelaskan bahwa aku pernah mencintai dengan sepenuh jiwa namun harus menguburnya hidup-hidup demi menjadi anak yang baik diam diam diam cinta pertamaku pergi tanpa salah tanpa dosa tanpa restu dan aku masih hidup membawa ratapan ini seperti doa yang tak pernah sampai