У нас вы можете посмотреть бесплатно CUMA PAKAI DRONE MURAH! Iran Sukses Kuras Rudal Mewah Milik AS, Pakar: Itu Bagian dari Strategi или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru #droneiran #shahed136 #droneshahed #rudalas #rudalamerika #pangkalanmiliter #pangkalanmiliteras #kuwait #iranvsisrael #militeriran #irgc #iranvsamerika #amerikavsiran #seranganiran #seranganbalasan #seranganbalasaniran #viory #IRGC SURYA.CO.ID - Iran mengerahkan berbagai macam senjata untuk membalas serangan militer Amerika Serikat dan Israel. Selain rudal, pesawat tak berawak atau drone jenis Shahed-136 termasuk yang paling banyak digunakan. Peneliti senior di lembaga think tank Stimson Centre, Kelly Grieco, menyebut penggunaan drone Shahed merupakan bagian dari strategi. Senjata ini memiliki banyak keunggulan, tetapi tergolong murah dengan harga 20.000 dollar AS (sekira Rp 337 juta) per unit. Sementara itu, satu rudal Patriot AS yang dikerahkan untuk mencegat seharga 4 juta dollar AS (sekira Rp 67,5 miliar). "Strategi pelemahan (attrition strategy) masuk akal secara operasional dari perspektif Iran," kata Grieco, dikutip dari Global Times pada Selasa (3/3/2026). Menurut analisis internal yang dilihat oleh Bloomberg News, persediaan rudal pencegat Patriot Qatar akan bertahan selama empat hari dengan tingkat penggunaan saat ini. Karena itu, Doha secara pribadi telah mendesak agar konflik segera diakhiri. Iran diperkirakan memiliki sekira 2.000 rudal balistik seusai konflik tahun lalu dengan Israel. Kemungkinan besar mereka memiliki jumlah drone Shahed yang jauh lebih banyak. Kepala pertahanan di Bloomberg Economics, Becca Wasser, mengatakan Iran mampu memproduksi Shahed dengan kecepatan beberapa ratus unit per hari. AS dan mitra regionalnya terutama menggunakan sistem pertahanan udara Patriot buatan Lockheed Martin. Meskipun Pentagon telah mendorong peningkatan produksi, hanya sekira 600 rudal pencegat yang dibuat pada 2025. Dengan jumlah yang terbatas, muncul kekhawatiran bahwa pertahanan buatan AS tidak cukup. Sementara itu, Presiden AS Donald Trump telah memprediksi bahwa perang akan berlangsung empat hingga lima pekan atau bahkan lebih lama. https://www.globaltimes.cn/page/20260... Editor Video: Yogi Putra Uploader: Fitriana SekarAyu Jangan hanya di YouTube, ikuti juga saluran WhatsApp kami! Dapatkan update video terbaru, informasi eksklusif, dan konten menarik lainnya langsung di ponselmu. Klik link di deskripsi untuk bergabung dan jadi yang pertama tahu tentang video-video terbaru dari Harian Surya! Jangan sampai ketinggalan! https://whatsapp.com/channel/0029VaUt... Website: https://surabaya.tribunnews.com/ Instagram: / suryaonline Facebook: / suryaonline YOUTUBE / @tribunnewssurya #suryaonline #hariansurya #TribunnewsSURYA