У нас вы можете посмотреть бесплатно 123 Diduga Perusuh saat Aksi Massa di Kediri Diamankan Polisi, Mayoritas Pelajar или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru Polres Kediri mengamankan 123 orang yang diduga sebagai perusuh dalam aksi penjarahan dan pembakaran di Kantor Pemkab dan fasilitas umum Kediri pada Sabtu (30/8/2025) malam. Kapolres Kediri AKBP Bramastyo Priaji menyebut ratusan orang tersebut kini tengah menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Kediri untuk memastikan peran masing-masing dalam kerusuhan. Dari 123 orang yang kami amankan, ada anak-anak yang masih sekolah. Mulai dari SMP, SMA, SMK, hingga santri pondok pesantren. Menurut Bramastyo kerusuhan berlangsung sejak Sabtu malam pukul 19.30 WIB hingga Minggu dini hari sekitar pukul 03.00 WIB. Dalam rentang waktu itu, massa melakukan aksi pengerusakan, pembakaran, hingga penjarahan di sejumlah lokasi vital di Kabupaten Kediri. Sejumlah fasilitas pemerintahan yang luluh lantah diantaranya Kantor Pemkab Kediri, Gedung DPRD Kabupaten Kediri, Samsat Katang, hingga sejumlah kantor Polsek dan pos polisi lalu lintas. Kapolres Kediri mengungkapkan, penangkapan dilakukan di berbagai kecamatan yang menjadi titik kerusuhan, seperti Ngasem, Gurah, Pare, Plemahan, hingga Papar. Tidak hanya warga lokal, sebagian pelaku bahkan diketahui datang dari luar daerah, seperti Mojokerto, Blitar, dan Nganjuk. Dari penangkapan itu, polisi juga menyita sejumlah barang bukti, mulai dari rekaman CCTV, komputer, printer, hingga barang elektronik lain yang ditengarai digunakan atau dijarah saat kejadian. Semua bukti tengah dianalisis untuk memperkuat proses hukum selanjutnya. Bramastyo menegaskan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam terhadap keterlibatan pelajar dalam aksi tersebut. Ia mengingatkan, catatan kepolisian akan melekat seumur hidup dan bisa memengaruhi masa depan mereka. Karena itu, Kapolres Kediri meminta peran aktif orang tua dan sekolah untuk benar-benar mengawasi anak-anaknya. Ia menekankan bahwa benteng utama agar peristiwa serupa tidak terulang adalah pengawasan dari keluarga. Mengenai langkah ke depan, Polres Kediri memastikan akan mengambil tindakan tegas bila gelombang kerusuhan kembali muncul. Kendati demikian, pendekatan preventif tetap menjadi prioritas agar situasi segera kondusif. Jangan hanya di YouTube, ikuti juga saluran WhatsApp kami! Dapatkan update video terbaru, informasi eksklusif, dan konten menarik lainnya langsung di ponselmu. Klik link di deskripsi untuk bergabung dan jadi yang pertama tahu tentang video-video terbaru dari Harian Surya! Jangan sampai ketinggalan! https://whatsapp.com/channel/0029VaUt... Video & Reporter : Isya Anshori Editor Video : Ahmad Zaimul Haq WEBSITE: http://surabaya.tribunnews.com/ Instagram: / suryaonline Facebook: / suryaonline YOUTUBE / @tribunnewssurya #TribunnewsSURYA #hariansurya #suryaonline #jawatimur #jatim #kediri #kabupatenkediri #polreskediri #demo #demoricuh #dprdkabupatenkediridibakar #kantorpemkabkediridibakar