У нас вы можете посмотреть бесплатно PEMKAB LAMTIM DAN HIPMI SOSIALISASI ANTI KORUPSI или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Pemerintah Kabupaten Lampung Timur bersama Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), menggelar sosialisasi anti korupsi di Aula Rumah Dinas Bupati, Rabu (28/01/2026). Kegiatan ini mengusung tema “Kolaborasi Pemerintah dan Sektor Swasta Membangun Budaya Integritas dalam Praktik Ekonomi Lokal”. Kegiatan tersebut diikuti peserta dari berbagai unsur, mulai dari aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Lampung Timur, para kepala desa, kepala UPTD puskesmas, hingga perwakilan lembaga swadaya masyarakat. Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah mengatakan, sosialisasi ini merupakan bagian dari upaya pencegahan korupsi yang terus dilakukan pemerintah daerah. Berbeda dengan sebelumnya, kegiatan kali ini menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta. Menurut Ela, upaya membangun ekosistem anti korupsi tidak bisa hanya fokus pada ASN. Pelaku usaha juga perlu dilibatkan karena dunia usaha memiliki keterkaitan langsung dengan pemerintahan. Oleh karena itu, kolaborasi menjadi kunci dalam membangun budaya integritas. Ela menambahkan, sosialisasi ini juga menjadi langkah pencegahan korupsi yang menyasar hingga tingkat pemerintah desa. Ia menegaskan, inspektorat memiliki peran untuk terus melakukan pencegahan dan evaluasi secara berkelanjutan. Ketua HIPMI Lampung Timur, Aditya mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk komitmen bersama dalam membangun Lampung Timur yang bebas dari praktik korupsi. Menurutnya, upaya tersebut tidak bisa dilakukan oleh satu kelompok saja. Harus ada kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan elemen masyarakat lainnya. Dijelaskan Aditya, alasan HIPMI mengundang aparat penegak hukum seperti KPK dan kejaksaan dalam sosialisasi tersebut, agar pencegahan korupsi dapat dipahami secara komprehensif sejak dini. (tim)