У нас вы можете посмотреть бесплатно Sekjen PBB Was-was Kontrak Nuklir AS dan Rusia Berakhir или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Download aplikasi berita TribunX di PlayStore atau AppStore untuk mendapatkan pengalaman baru. WARTAKOTALIVE.COM - Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBB Antonio Guterres was-was setelah perjanjian nuklir antara Amerika Serikat dan Rusia telah kadaluarsa pada Kamis (5/2/2026). Hingga kini, Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) belum mendapatkan kepastian kapan perjanjian Pengurangan Senjata Strategis (START) diperpanjang oleh kedua belah pihak. Sebagai informasi START I ditandatangani pada 31 Juli 1991 oleh Amerika Serikat (AS) dan Uni Soviet. Ini adalah perjanjian pertama yang mewajibkan pengurangan senjata nuklir strategis oleh AS dan Uni Soviet/Rusia. Di platform X miliknya, Guterres pun mengungkapkan kekhawatirannya. Pasalnya kata Guterres, untuk pertama kalinya dalam setengah abad terakhir dunia tanpa batasan terhadap persenjataan nuklir Rusia dan AS. “Untuk pertama kalinya dalam lebih dari setengah abad, kita menghadapi dunia tanpa batasan yang mengikat terhadap persenjataan nuklir strategis Rusia dan AS,” jelasnya. Guterres pun lantas mendesak AS dan Rusia segera memperbaharui kontrak START demi keamanan dunia. Berita Selengkapnya klik tautan di bawah ini : https://wartakota.tribunnews.com/video Penulis dan VO: Desy Selviany Editor Video: Galih Lungit Uploader: Galih Lungit #beritajakarta #beritaviral #wartakota