У нас вы можете посмотреть бесплатно Buku Pantauan Ibadah SDN Junrejo 01 (Bupati Junsa) или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Buku pantauan ibadah merupakan instrumen penting dalam mendukung pembinaan karakter dan spiritual peserta didik di sekolah. Pendidikan tidak hanya berfokus pada penguasaan pengetahuan dan keterampilan akademik, tetapi juga pada pembentukan sikap, nilai moral, dan keimanan yang menjadi dasar perilaku peserta didik dalam kehidupan sehari-hari. Melalui buku pantauan ibadah, sekolah dapat memantau, membimbing, dan menumbuhkan kebiasaan beribadah peserta didik secara berkelanjutan, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah. Buku ini menjadi sarana penghubung antara sekolah dan orang tua dalam mengawasi serta menanamkan nilai-nilai religius secara konsisten, sehingga pendidikan karakter tidak berhenti di ruang kelas saja. Selain itu, buku pantauan ibadah membantu guru dalam melakukan pembinaan secara individual. Guru dapat mengetahui tingkat kedisiplinan, konsistensi, dan perkembangan sikap spiritual peserta didik tanpa bersifat menghukum, melainkan sebagai bahan refleksi dan pembinaan. Hal ini sejalan dengan prinsip pendidikan yang berorientasi pada pembiasaan positif dan penguatan karakter. Buku pantauan ibadah juga mendukung implementasi Profil Pelajar Pancasila, khususnya pada dimensi beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia. Dengan adanya pencatatan ibadah secara terstruktur, peserta didik dilatih untuk jujur, bertanggung jawab, dan memiliki kesadaran diri dalam menjalankan kewajiban agama sesuai dengan keyakinannya masing-masing. Dengan demikian, keberadaan buku pantauan ibadah sangat diperlukan oleh sekolah sebagai alat edukatif untuk membangun karakter religius, memperkuat kolaborasi sekolah dan keluarga, serta menciptakan budaya sekolah yang berlandaskan nilai-nilai spiritual dan moral. Dalam upaya membentuk karakter religius dan disiplin pada siswa, sekolah perlu melakukan inovasi pemantauan ibadah yang terencana dan berkelanjutan. Gerakan pemantauan ibadah ini didorong oleh beberapa faktor penting: • Pendidikan Karakter dan Spiritualitas: Sekolah adalah tempat utama menyemai nilai-nilai agama. Pembiasaan ibadah sejak dini membentuk pondasi moral dan ketakwaan siswa. • Kedisiplinan dan Kemandirian: Lingkungan sekolah yang mendukung aktivitas ibadah dapat meningkatkan kedisiplinan diri dan konsistensi siswa dalam menjalankan kewajiban. • Sinergi Sekolah dan Orang Tua: Diperlukan media komunikasi yang efektif untuk memantau aktivitas ibadah siswa saat berada di luar jam sekolah agar proses pendidikan karakter tetap berkesinambungan. • Kesehatan Psikologis: Ibadah yang teratur terbukti dapat memberikan ketenangan batin, mengurangi stres, dan meningkatkan fokus siswa dalam belajar.