У нас вы можете посмотреть бесплатно Jambret Panik Lihat Lansia Pingsan, Balik Lagi dan Pura-pura Menolong или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
#rino Video Editor : Rino Syahril Aksi penjambretan yang terjadi di siang bolong itu berubah menjadi kepanikan pelaku. Seorang pria berjaket ojek online tak menyangka aksinya berujung fatal ketika korban yang merupakan seorang lansia jatuh terseret hingga pingsan. Alih-alih kabur jauh, pelaku justru kembali ke lokasi, pura-pura menjadi penolong. Peristiwa ini terjadi di Komplek Pakuwon, tepatnya di depan GKI Pakuwon, kawasan Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Senin lalu. Aksi tersebut sempat viral di media sosial usai diunggah akun Instagram @warga.jakbar. Pelaku berinisial BAS, 28 tahun, warga Teluk Gong, Jakarta Utara, mengenakan atribut ojek online saat mendekati korban berinisial LSJ. Berdasarkan rekaman CCTV, ia berpura-pura menanyakan alamat untuk mengalihkan perhatian. Ketika korban lengah, pelaku langsung merampas tas kecil yang dibawa LSJ. Namun korban tak tinggal diam. Ia mempertahankan tasnya hingga terjadi aksi tarik-menarik. Dalam kondisi itu, tubuh lansia tersebut terseret sebelum akhirnya terjatuh dan tak sadarkan diri. Tas yang menjadi incaran berisi dua unit ponsel, kartu e-money, kunci rumah, uang tunai 891 ribu rupiah serta sejumlah uang koin. Beruntung, barang-barang itu gagal dibawa kabur. Kanit Reskrim Polsek Grogol Petamburan, AKP Alexander Tengbunan, mengungkapkan pelaku panik setelah melihat korbannya pingsan. “Melihat itu, setelah sempat kabur, pelaku kembali dan berpura-pura menolong untuk mengelabui warga,” ujarnya. Sebelum balik ke lokasi kejadian, BAS sempat mengganti helm untuk menyamarkan identitas. Saat beraksi ia mengenakan helm ojol, namun ketika kembali ke lokasi ia memakai helm biasa agar tak dikenali. Strategi itu rupanya tak berjalan mulus. Warga yang curiga dengan gerak-geriknya segera mengamankan pelaku. Polisi kemudian menunjukkan rekaman CCTV, hingga BAS akhirnya mengakui perbuatannya. Kepada penyidik, BAS mengaku khilaf karena terhimpit kebutuhan ekonomi menjelang hari raya. Ia berdalih nekat menjambret karena ingin membeli baju Lebaran. Namun alasan tersebut tak menghapus konsekuensi hukum. Saat ini pelaku telah diamankan di Mapolsek Grogol Petamburan untuk proses lebih lanjut. Atas perbuatannya, BAS dijerat Pasal 479 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan, dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara. Sumber Video Instagram/@WARGA.JAKBAR Jangan lupa follow akun-akun sosial media TribunPekanbaru.com untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan updatenya: YouTube: / @tribunpekanbaruofficial Facebook: / tribunpekanbarufanspage Saluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaLZ... TikTok: / tribunpekanbaru Instagram: / @tribunpekanbaru