У нас вы можете посмотреть бесплатно Keterangan Fujika, istri kedua Kusnadi selaku Ketua DPRD Jatim di Sidang Perkara Korupsi Uang Ijon или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Jumat 30 Januari 2026, JPU KPK bersama Majelis Hakim Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Surabaya kembali menggelar sidang perkara korupsi uang Ijon hibah pokir DPRD Jawa Timur periode 2019-2024 dengan agenda pemeriksaan atau mendengarkan keterangan saksi yang dihadirkan JPU KPK untuk 4 Terdakwa, yaitu Jodi Pradana Putra, Drs. Sukar dan Wawan Kristiawan serta Hasanuddin masing-masing selaku Korlap Pokmas Kedua Saksi itu adalah Faryel Vivaldy karyawan PT Senna milik pasangan suami istri yaitu fujika Senna Oktavia dan Kusnadi. Sedangkan saksi kedua adalah Fujika Sena Oktavia, Istri Kedua Kusnadi selaku Ketua DPRD Jatim Dihadirkannya Fujika Sena Oktavia selaku istri Kusnadi karena Fujika berperan menyalurkan atau mengelola dana hibah Pokir milik Kusnadi serta menikmati uang ijon yang jumlahnya puluhan miliar rupiah. Dari keterangan saksi Faryel terungkap bahwa ada dugaan penyembunyian uang Ijon hibah pokir milik Kusnadi selaku Ketua DPRD Jatim yang berasal dari Korlap Pokmas Faryel mengaku bahwa dirinya bersama beberapa orang lain diperintahkan oleh Fujika menyerahkan sejumlah uang yang nilainya puluhan hingga ratusan juta untuk menyetorkan ke rekening Faryel lalu dari rekening Faryel ditransfer ke rekening Fujika Pertanyaannya adalah, kalau memang uang itu milik Fujika yang diperoleh secara halal, mengapa Fujika tidak menyetorkan langsung ke rekeningnya sendiri tetapi mengapa harus terlebih dahulu ke rekening orang lain dan kemudian disetorkan atau di transfer ke rekening Fujika? Apa yang disampaikan Faryel tidak dibantah oleh Fujika namun Fujika berdalih, karena uang terlalu besar sehingga menggunakan rekening orang lain. #dprdjatim #jawatimur #korupsi #indonesia