У нас вы можете посмотреть бесплатно Motif Yunus Bunuh Diva Febriani Anggota Paskibraka di Natal, Perlawanan Berujung Maut или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Motif Yunus Bunuh Diva Febriani Anggota Paskibraka di Natal, Perlawanan Berujung Maut https://batam.tribunnews.com/2025/08/.... Motif tragis di balik kematian Diva Febriani (15), siswi SMA asal Desa Sikara-kara IV, Kecamatan Natal, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), mulai terungkap. Polisi menduga Diva menjadi korban upaya pencabulan dan perampokan yang berujung pembunuhan sadis. Diva ditemukan tak bernyawa pada Kamis (31/7/2025) sore di area perkebunan kelapa sawit PT Mitra Santosa, Desa Taluk. Kondisi jasadnya begitu mengenaskan, sebagian tubuh terkubur di lubang bekas galian, sementara kepalanya tertutup ember bekas. Usai melakukan penyelidikan, polisi akhirnya menangkap pelaku, Yunus (25), warga Desa Sikara-kara IV. Yunus diringkus pada Jumat pagi (1/8/2025) sekitar pukul 08.55 WIB, saat bersembunyi di rumah kerabatnya di Desa Bonda Kase, Kecamatan Natal. Penangkapan dilakukan oleh tim gabungan polisi dan Babinsa TNI setelah warga melaporkan gerak-gerik mencurigakan pelaku. Kasat Reskrim Polres Mandailing Natal, AKP Ikhwanuddin Nasution, S.H., M.H., mengungkapkan dugaan kuat motif pembunuhan ini. “Pelaku diduga berniat merampas sepeda motor korban dan mencabuli korban. Namun, saat korban melawan, pelaku panik dan kemudian menganiaya korban hingga meninggal dunia. Setelah itu, korban dikubur untuk menghilangkan jejak,” jelas Ikhwanuddin melalui pesan WhatsApp. Sebelumnya, Diva dilaporkan hilang oleh keluarga usai mengikuti latihan Paskibraka pada Selasa sore (29/7/2025). Dua hari pencarian oleh keluarga, warga, TNI, dan polisi akhirnya berujung pada penemuan jasad korban. Kini Yunus telah diamankan di Mapolres Madina dan masih diperiksa secara intensif. Polisi berencana menjerat pelaku dengan pasal berlapis sesuai tindak pidana yang dilakukan, termasuk pencabulan, perampokan, dan pembunuhan. Tragedi ini mengguncang hati warga Madina yang tak menyangka seorang remaja aktif dan ceria seperti Diva harus kehilangan nyawa dengan cara begitu kejam hanya karena motif jahat yang begitu dangkal. Ibu Minta Anaknya Pulang Diva Febriani, warga Desa Sikara-kara IV, Kecamatan Natal, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) yang sempat dilaporkan hilang, akhirnya ditemukan tewas terkubur di area perkebunan kelapa sawit. Kamis (31/7/2025) sekitar pukul 18.00 WIB. Setelah Diva Febriani hilang, kini tangisan orangtua Diva Febriani yang meminta anaknya pulang viral di Media Sosial TikTok. Sang ibunda dengan mengenakan jilbab hitam terekam untuk meminta anaknya itu pulang. Sambil menanahan tangis ia memanggil-manggil nama anaknya untuk segera pulang karena dirinya sudah sangat rindu dengan sang anak. "Diva Febriani ini mamak dek dimana kau dek mamak kangen lo dek. Mamak tunggu di rumah dek. kenapa pergi-pergi dek, kalau ada masalah kita selesaikan dek. Kalau hape mu hilang kita beli lagi di Dek, di Natal banyak lo. Pulang ya dek mamak kangen ini lo," ucap wanita tersebut dengan penuh harapan. Namun harapan anaknya kembali ke pelukannya kini pupus sudah. Sebab Diva Febriani ditemukan oleh warga dalam kondisi sudah tidak bernyawa. Mirisnya lagi, saat ditemukan Diva berada di dalam lubang bekas galian. Kondisi tersebut lebih memprihatinkan ketika kepala korban ditutup dengan menggunakan ember bekas. Keluarga Diva yang datang ke lokasi pun langsung mengenali bahwa jasad tersebut memang benar adalah Diva Febriani, yang hilang dua hari lalu sepulang latihan Paskibra. Editor Video: Azis Uploader: Azis SUBSCRIBE, SHARE, and COMMENT. Update info terkini via tribunbatam.id : http://tribunbatam.id/ Follow akun Instagram : / tribunbatamdotcom Follow akun Twitter : / tribunbatamku Follow dan like fanpage Facebook : / redaksitribunbatam