У нас вы можете посмотреть бесплатно Gubernur Sherly Tjoanda Soroti Derita Rakyat, Fokus APBD untuk Jalan, Sekolah, dan Kesehatan Warga или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Belanja Daerah (APBD) untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Hal itu disampaikan saat memimpin apel pagi bersama Aparatur Sipil Negara (ASN) di Sofifi, Maluku Utara, Senin (9/3/2026). Dalam arahannya, Sherly mengingatkan pesan Presiden agar APBD difokuskan pada peningkatan kualitas hidup masyarakat. Ia menyoroti masih banyaknya persoalan dasar yang dihadapi warga, khususnya di wilayah pedesaan. Menurutnya, petani di Maluku Utara masih kesulitan mengangkut hasil panen karena minimnya akses jalan tani. Selain itu, sejumlah wilayah belum terhubung dengan baik ke pusat ekonomi seperti Ternate dan Sofifi. “Masih banyak masyarakat yang harus melintasi jalan sulit, bahkan tanpa jembatan yang layak. Anak-anak juga harus berjalan jauh hingga beberapa kilometer untuk bersekolah,” ujarnya. Sherly juga menyinggung kebijakan pemotongan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) sebesar 20 persen bagi ASN eselon I hingga IV. Ia menegaskan bahwa langkah tersebut bersifat sementara dan dilakukan demi kepentingan masyarakat luas. Ia menyebutkan, pemerintah provinsi tengah berupaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dari sebelumnya sekitar Rp800 miliar saat awal menjabat, PAD Maluku Utara meningkat menjadi Rp1,2 triliun pada 2026 setelah pergeseran anggaran. Gubernur juga mengungkapkan kondisi infrastruktur jalan di Maluku Utara yang masih menjadi tantangan. Saat awal masa jabatan, tingkat kemantapan jalan baru mencapai 45 persen dengan sekitar 550 kilometer jalan dalam kondisi rusak. Pada 2025 hingga APBD induk 2026, pemerintah telah memperbaiki sekitar 90 kilometer jalan, meski sebagian besar masih berupa lapen. Ia menargetkan perbaikan sisa sekitar 460 kilometer jalan dapat diselesaikan dalam empat tahun ke depan. “Setiap tahun kita harus menyelesaikan sekitar seratus kilometer jalan, termasuk pembangunan jembatan,” katanya. Ke depan, Pemprov Maluku Utara akan memfokuskan APBD pada peningkatan konektivitas jalan dan jembatan, serta penguatan sektor pendidikan dan kesehatan, termasuk upaya penggratisan layanan dasar tersebut. Sherly menekankan bahwa pertumbuhan ekonomi Maluku Utara yang tinggi harus dapat dirasakan secara merata oleh sekitar 1,3 juta penduduknya. Dalam kesempatan itu, ia juga meminta ASN mengubah pola pikir dalam bekerja. Ia menegaskan bahwa kinerja tidak diukur dari aktivitas seremonial atau administrasi semata, melainkan dari hasil nyata di lapangan. “Saya tidak melihat siapa yang paling sering hadir atau memuji pimpinan, tetapi siapa yang memiliki kinerja dan menghasilkan perubahan,” tegasnya. Ia mendorong ASN untuk lebih fokus pada penyelesaian masalah dan menghasilkan output yang berdampak langsung bagi masyarakat, serta membuka ruang bagi inovasi dalam meningkatkan PAD. Menutup arahannya, Sherly mengajak seluruh ASN untuk memperkuat kolaborasi dan mengesampingkan ego sektoral, terutama di bulan Ramadan, demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Maluku Utara. Baca Berita Lengkap : https://bengkulu.tribunnews.com/ Editor Video: Muhammad Maulana Ahmad Al H Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru. Baca berita di ------- http://bengkulu.tribunnews.com/ Follow Instagram --------- / tribun_bengkulu Like fanspage --------- / tribunbengkulu