У нас вы можете посмотреть бесплатно 🔴PDIP Juga Minta Maaf soal Ucapan Kadernya tentang Gaji DPR Hingga Reaksi Uya Kuya Usai Dijarah или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
TRIBUN-VIDEO.COM - Istri Uya Kuya buka suara seusai rumahnya dijarah habis oleh massa. Diketahui barang-barang di dalam rumah Uya diangkut ramai-ramai oleh massa yang banyak dan tak terkendali. Setelah penjarahan itu, istri Uya, Astrid Khairunisha turut bereaksi membela sang suami. Ia mengunggah ulang postingan akun lain yang membeberkan kebaikan sang suami di akun Instagram pribadinya pada Minggu (31/8/2025). "Minta maaf jika ada yang tidak sependapat. Tapi 10 bulan @king_uyakuya (Uya Kuya) menjabat, lihat yang dilakukan," tulis postingan yang diunggah ulang Astrid di IG story-nya, Minggu. Astrid menyayangkan rumahnya dijarah, padahal rumah itu sudah ada sejak Uya Kuya belum menjadi anggota DPR. "Dijarah habis-habisan, dia sudah punya semua itu sebelum jadi DPR," lanjut tulisan postingan itu. Sementara itu sebelumnya Uya Kuya telah mengutarakan permintaan maafnya atas masalah yang terjadi belakangan ini. Video permintaan maaf ini diunggah Uya pada Sabtu (30/8/2025) di Instagram. Uya melakukan klarifikasi seusai video joget-joget dirinya menuai kemarahan publik. "Kami memahami bahwa apa yang terjadi ini mengakibatkan luka yang mendalam bagi rakyat Indonesia, terutama korban yang harus gugur dan terluka akibat bentrokan-bentrokan yang terjadi," ucapnya. "Tidak ada sedikitpun niat dari kami untuk membuat suasana ini menjadi gaduh," sambungnya. Uya Kuya berjanji akan lebih berhati-hati dalam bertindak di masa mendatang. Ia pun memohon kesempatan untuk membuktikan komitmennya dalam menjalankan tugas sebagai anggota DPR RI. Di sisi lain, PDI Perjuangan didesak menindak tegas Anggota DPR Deddy Sitorus buntut pernyataan 'rakyat jelata'. Merespons desakan itu, Anggota Fraksi PDI-P di DPR RI, Said Abdullah menyampaikan permohonan maaf. Permintaan maaf ini disampaikan bukan hanya terkait tindakan yang dilakukan Deddy Sitorus. Melainkan juga tindakan Sadarestuwati, yang berjoget pada momen sidang tahunan di MPR. "Saya sebagai anggota Fraksi PDI Perjuangan, atas nama Pak Deddy Sitorus dan Ibu Sadarestuwati, sungguh-sungguh minta maaf jika kemudian ada kesalahan, kekhilafan, yang dilakukan oleh Pak Deddy dan Ibu Sadarestuwati. Dengan segala kerendahan hati, kami minta maaf," kata Said, saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (1/9/2025). Said meminta publik memberi kesempatan kepada PDI-P untuk menjadikan pernyataan dan perbuatan Deddy dan Sadarestuwati itu sebagai pembelajaran. Pembelajaran itu menyangkut penggunaan diksi yang sesuai dengan batin masyarakat. Seperti diketahui, Deddy sempat menuai kontroversi dengan pernyataannya yang dinilai menyakitkan. Ia menyebut perbandingan antara gaji DPR dan pekerja UMR, seperti tukang becak atau buruh, sebagai “sesat logika". Deddy juga menggunakan istilah “rakyat jelata” untuk menggambarkan masyarakat berpenghasilan rendah. Imbas pernyataan Deddy, PDIP didesak menindak tegas anggotanya. Desakan ini dilakukan menyusul langkah sejumlah parpol yang telah mengambil langkah tegas ke anggotanya yang membuat kontroversi. https://www.tribunnews.com/nasional/2... Produser : Ribut Raharjo Penulis : Bramasto Adhy Program : Live Streaming Tribun Jogja Editor : Wildan Nur Uploader : Wildan Nur Sumber : Tribunnews Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru