У нас вы можете посмотреть бесплатно Air Sungai di Sembakung Naik 1,35 Meter, TMA Mansalong Justru Surut Pagi Ini или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN – Debit air di wilayah Kecamatan Sembakung, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, terpantau mengalami kenaikan pada Jumat (27/2/2026) pagi. Kepala Sub Bidang Penyelamatan BPBD Nunukan Hasanuddin menyebutkan, berdasarkan laporan terbaru, ketinggian air di tiang ukur mencapai 4,35 meter. Angka tersebut naik sekitar 1,35 meter dari posisi normal yang berada di kisaran 3 meter. Kenaikan ini terjadi secara bertahap. Warga di bantaran sungai diminta tetap waspada apabila terjadi peningkatan debit air susulan, terutama jika curah hujan kembali tinggi di wilayah hulu. Sementara itu, kondisi berbeda terjadi di Desa Mansalong, Kecamatan Lumbis. Tinggi Muka Air (TMA) di wilayah tersebut justru dilaporkan mengalami penurunan. Jika pada Kamis sore ketinggian air tercatat mencapai 9,8 meter, pada Jumat pagi terpantau surut menjadi 7,9 meter. Penurunan ini memberi sedikit kelegaan bagi warga setelah sebelumnya sempat terjadi peningkatan debit air yang cukup signifikan. Lebih lanjut, Hasanuddin menyebutkan, banjir dilaporkan kembali datang dari wilayah Malaysia melalui aliran Sungai Pansiangan yang berada di kawasan perbatasan. Kiriman air dari hulu tersebut turut memengaruhi kenaikan debit air di sejumlah titik. Sementara itu, BMKG Stasiun Metereologi Nunukan menyebutkan, sejumlah kecamatan di Kabupaten Nunukan diprakirakan mengalami cuaca beragam, mulai dari cerah berawan hingga hujan dengan intensitas ringan hingga sedang. Hasanuddin juga menyebutkan prakiraan cuaca BMKG di Lumbis Raya masih akan hujan. “Prakiraan BMKG, hari ini masih akan hujan di wilayah Lumbis Raya, sehingga kita harus tetap waspada,”. Meski demikian, masyarakat diimbau untuk tetap memantau perkembangan kondisi sungai dan mengikuti arahan dari pemerintah setempat guna mengantisipasi potensi banjir susulan. Perkembangan situasi akan terus diperbarui sesuai laporan lapangan. (*) Penulis: Fatimah Majid Video Editor: Adadilaga Arya P.