У нас вы можете посмотреть бесплатно Pemkot Makassar dan Kemenhub Percepat Pengalihan Aset Terminal Daya Demi Revitalisasi или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
#tribunviral tribuntimur #tribunviral #terminal #kemenhub Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar bersama Kementerian Perhubungan Republik Indonesia mematangkan percepatan pengalihan aset Terminal Penumpang Tipe A Daya sebagai langkah awal revitalisasi. Rapat koordinasi dipimpin Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, bersama Direktur Prasarana Transportasi Jalan Ditjen Perhubungan Darat Kemenhub, Toni Tauladan, di Balai Kota Makassar, Selasa (3/3/2026). Munafri menegaskan percepatan pengalihan aset menjadi kunci utama agar revitalisasi Terminal Daya dapat segera direalisasikan. “Proses pengalihan ini menjadi inti dari semua persoalan yang akan kita selesaikan di tempat ini. Kami ingin memastikan pada saat peralihan tidak ada lagi sesuatu yang mengganjal, aset harus clear and clean,” ujarnya. Ia menjelaskan, saat ini proses penyerahan aset dari Perumda Terminal ke Pemkot Makassar masih dalam tahap audit untuk memastikan status lahan dan administrasi. Setelah itu, aset akan diserahkan ke Kemenhub. Munafri menambahkan, secara regulasi aset Terminal Daya sebelumnya diserahkan kepada Perumda Terminal melalui Peraturan Daerah (Perda), sehingga pengambilalihan kembali juga harus melalui mekanisme Perda. Revitalisasi Terminal Daya diproyeksikan menjadikannya terminal regional terintegrasi yang melayani angkutan antar kota antar provinsi (AKAP) dengan fasilitas lebih modern. Pemkot Makassar juga berkomitmen menyiapkan terminal tipe C sebagai simpul angkutan kota (feeder). Selain itu, Munafri menargetkan pembangunan dua koridor bus kota yang menghubungkan Terminal Daya dan Terminal Mallengkeri, melintasi kawasan kampus dan pusat aktivitas masyarakat. Sementara itu, Toni Tauladan menyampaikan berdasarkan data Ditjen Perhubungan Darat, saat ini terdapat 35 perusahaan otobus dengan 236 armada AKAP berizin resmi yang beroperasi di Terminal Daya. Menurutnya, data tersebut menunjukkan permintaan angkutan antarprovinsi di kawasan tersebut masih cukup besar. Pemerintah pusat melalui dukungan APBN akan mengoptimalkan rehabilitasi dan revitalisasi terminal tipe A tersebut. Kemenhub, kata Toni, akan melakukan identifikasi kebutuhan terminal serta menyusun timeline pelaksanaan revitalisasi sembari menunggu penyerahan P3D (Personel, Pendanaan, Sarana dan Prasarana, serta Dokumen) dari Pemkot Makassar. Ia menyebut kebutuhan lahan revitalisasi sekitar 12 hektare dari total hampir 14 hektare kawasan terminal saat ini. Fasilitas yang direncanakan meliputi gate kedatangan, area ramp check, ruang tunggu, serta area pengendapan bus. Toni juga memastikan kerja sama ekonomi yang telah berjalan antara Perumda Terminal dan pelaku usaha di kawasan tersebut tetap dapat dilanjutkan di luar area yang diserahkan melalui P3D. Dalam waktu dekat, menjelang masa angkutan Lebaran, Kemenhub akan menurunkan tim pengawasan untuk melakukan ramp check dan pemeriksaan kelaikan armada di Terminal Daya guna menjamin keselamatan penumpang. Reporter: Siti Aminah Editor Video : Sanovra J. R Narator : Rasni Gani (TRIBUN-TIMUR.COM) Update info terkini via http://tribun-timur.com/ YouTube business inquiries: 081144407111