У нас вы можете посмотреть бесплатно 🔴 [LIVE] - detikSore: Tantangan OJK Usai Estafet Kepemimpinan или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Setelah melaksanakan fit and proper test pada Rabu (11/3), akhirnya Komisi XI DPR RI memilih lima pembesar Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang akan memimpin pada periode 2026-2031. Kelimanya merupakan setengah dari seluruh peserta yang diajukan oleh Presiden setelah memenuhi syarat administrasi. Kelima nama tersebut antara lain: 1. Friderica Widyasari Dewi - Ketua Dewan Komisioner OJK 2. Hernawan Bekti Sasongko - Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK 3. Hasan Fawzi - Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK 4. Dicky Kartikoyono - Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Perlindungan Konsumen OJK 5. Adi Budiarso - Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto. Merangkum detikFinance, ada alasan khusus mengapa akhirnya Friderica Widyasari Dewi dipilih sebagai ketua OJK yang baru. Berdasarkan hasil ujian dan rekam jejak, dirinya disebut memiliki respon cepat saat menduduki posisi Pejabat Sementara (PJS) Ketua Dewan Komisioner OJK. Seperti ditulis detikcom sebelumnya, pemilihan sejumlah pejabat OJK ini dilakukan dalam rangka merespons kondisi geoekonomi yang terpengaruh oleh perang antara Iran dengan AS dan Israel. Eskalasi situasi ini bahkan memaksa para pengusaha dalam negeri mengumumkan status force majeure. Lalu, sejauh mana munculnya pejabat-pejabat baru OJK ini mampu menenangkan dan menjanjikan kepastian terhadap investor? Apa saja pekerjaan rumah yang akan dihadapi oleh OJK di kepemimpinan yang baru? Simak diskusinya dalam detikSore. Beralih ke Pulau Dewata, tradisi pawai ogoh-ogoh yang digelar menjelang Hari Raya Nyepi selalu menjadi daya tarik masyarakat di Denpasar, Bali. Salah satu karya yang mencuri perhatian tahun ini adalah ogoh-ogoh berjudul “Banyu Pinaruh” garapan ST Cantika. Dengan detail artistik dan filosofi yang kuat, ogoh-ogoh ini berhasil meraih penghargaan Juara Favorit kategori Ogoh-ogoh Besar di Kasanga Festival 2026. Dalam segmen Sunsetalk nanti, perancang ogoh-ogoh Banyu Pinaruh, I Nyoman Mariadi atau akrab disapa Mang De, akan berbagi cerita mengenai proses kreatif hingga makna di balik karya spektakuler tersebut. Ikuti terus ulasan mendalam berita-berita hangat detikcom dalam sehari yang disiarkan secara langsung langsung (live streaming) pada Senin-Jumat, pukul 15.30-18.00 WIB, di 20.detik.com dan TikTok detikcom. Sampaikan komentar Anda melalui kolom live chat yang tersedia. "Detik Sore, Nggak Cuma Hore-hore!"