У нас вы можете посмотреть бесплатно Emosi Mendidih di Komisi III: PKS Tunjuk-Tunjuk, PKB Gebrak Meja Cecar Kapolres & Kajati Sleman или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Emosi Mendidih di Komisi III: PKS Tunjuk-Tunjuk, PKB Gebrak Meja Cecar Kapolres & Kajati Sleman JAKARTA, Framing NewsTV — Suasana rapat Komisi III DPR RI memanas saat kasus penetapan tersangka terhadap Hogi Minaya dibahas. Anggota Komisi III dari Fraksi PKS, Nasir Djamil, melontarkan kritik tajam terhadap penerapan konsep Presisi di tubuh Polri. Ia menegaskan bahwa Presisi—yang berarti prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan—telah berulang kali disampaikan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, namun dinilai belum tercermin dalam penanganan kasus ini. Menurut Nasir, aspek prediktif dalam Presisi seharusnya diwujudkan melalui predictive policing, yakni kemampuan aparat memprediksi konsekuensi dari setiap tindakan penegakan hukum. Ia menyayangkan keputusan yang diambil kepolisian justru menunjukkan ketiadaan nalar prediktif tersebut. “Seharusnya polisi bisa memprediksikan, kalau begini pasti begini. Itu yang tidak ada. Tidak ada di kepala itu,” tegas Nasir dengan nada tinggi di hadapan peserta rapat. Kritik tak kalah keras datang dari Abdullah, anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PKB. Dengan nada marah, ia menggebrak meja dan mempertanyakan logika hukum di balik penetapan Hogi Minaya sebagai tersangka. Abdullah mengaku heran dengan keputusan aparat kepolisian dan kejaksaan yang dinilainya abai terhadap rasa keadilan. Aksi tegas politisi yang dikenal vokal itu sontak menarik perhatian forum rapat. Diketahui, Hogi Minaya ditetapkan sebagai tersangka setelah berupaya melindungi istrinya, Arsita Minaya, dari aksi penjambretan oleh 2 pelaku di Jalan Solo, Maguwoharjo, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada 26 April 2025. Kasus ini memicu sorotan publik dan memantik kritik keras para legislator yang menilai penegakan hukum harus lebih peka terhadap konteks dan keadilan substantif. #komisiiii #dpr #polri #presisi #sleman #kasushogi #penegakanhukum ======== Sahabat Framing NewsTV, jangan lupa Like, Comment, Subscribe dan Share channel YouTube Framing NewsTV, serta aktifkan Lonceng Notifikasi agar tidak ketinggalan update isu-isu terkini di Indonesia. Silahkan juga kunjungi website Framing NewsTV https://www.fremingnewstv.com/ Media Sosial Framing NewsTV: YouTube: / @framingnewstv Facebook: / framingntv TikTok: / framingnewstv Instagram: / framingnewstvcom