У нас вы можете посмотреть бесплатно Tradisi Renang Laut Makassar Sejauh 1 Mil Demi Baret Polairud Polda Sulsel или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
#tribuntimur #tribunviral #tradisirenang #polairud #poldasulsel #renang #ambilbaret Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru TRIBUN-TIMUR.COM - Sebanyak 31 Tamtama dan Bintara Remaja Polri berjibaku mengarungi derasnya gelombang laut Makassar untuk mendapatkan Baret Polairud Polda Sulsel. Mereka berenang sejauh 1 mil atau 1,4 kilometer di tengah derasnya guyuran hujan. "Semangat-semangat," teriak instruktur renang Laut Polairud Polda Sulsel menyemangati peserta. Aksi renang laut itu, dilakukan dari tepi Rumah Sakit Kementerian Kesehatan (Kemenkes), menuju Dermaga Polairud Polda Sulsel. Di dermaga Polairud Polda Sulsel, sejumlah keluarga dan kerabat para peserta menyambut para Bintara dan Tamtama remaja itu. Dengan berbekal pelampung jeriken, para peserta sukses melaksanakan tradisi pembaretan ala Polairud Polda Sulsel. Setibanya di Markas Polairud Polda Sulsel, para Bintara dan Tamtama remaja ini kemudian mengikuti upacara pembaretan yang dipimpin langsung Ditpolairud Polda Sulsel, Kombes Pol Pitoyo Agung. Isak haru bahkan tangisan dari para orang tua dan kerabat peserta tak terbendung saat mereka diberi kesempatan untuk memasangkan langsung baret Polairud ke kepala anaknya. Dalam amanatnya, Kombes Pol Pitoyo Agung mengucapkan selamat bergabung di Korps Polairud Polda Sulsel. "Selamat bergabung di Korps Polairud, selalu tanamkan dalam diri kalian, Arnavat Dharpa Mahe karena di laut kami bangga," jelasnya. Tidak lupa Pitoyo Agung memberikan imbauan agar para Bintara dan Tamtama remaja yang baru bergabung sebagai personel Korps Polairud agar disiplin dan tidak melakukan pelanggaran serta mengabdikan diri sebagai pelayan masyarakat. Ditemui seusai upacara pembaretan, Kombes Pol Pitoyo Agung mengatakan, renang laut yang dilakukan sudah menjadi tradisi rutin Korps Polairud. "Tradisi ini sangat baik untuk menanamkan rasa kebanggaan, cinta tanah air, kemudian kehormatan, kemudian mendoktrin mereka menjadi polisi penolong," ujar Pitoyo Agung. Selain itu, lanjut Pitoyo, renang laut merupakan bagian dari kemampuan dasar personel Polairud. Olehnya itu, setiap personel Polairud diwajibkan untuk menguasai teknik berenang baik dalam rangka menyelamatkan diri ataupun pertolongan atau SAR. "Karena kita berada di perairan maka kemampuan dasar kita (adalah berenang) yang kita latih tiap harinya. Jadi kita pastikan mereka sudah punya keterampilan untuk survival," jelas Pitoyo. "Baik itu kemampuan pertolongan, kemampuan berenang, itu sudah kita latihkan melalui renang sejauh satu mil," tuturnya. Naskah : Muslimin Emba Narator : Rasni Gani Editor Video : Sanovra J. R (TRIBUN-TIMUR.COM) Update info terkini via http://tribun-timur.com/ Follow dan like fanpage Facebook http://bit.ly/FBTribunTimurMks YouTube business inquiries: 081144407111 Follow akun Instagram http://bit.ly/IGTribunTimur Follow akun Twitter http://bit.ly/twitterTribunTimur