У нас вы можете посмотреть бесплатно SABDA BAHAGIA | Minggu Biasa IV, 1 Februari 2026 или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Hidup bahagia adalah dambaan semua orang, dan semua orang berhak untuk berbahagia. Namun, dalam Sabda Bahagia, Yesus tampak memuji orang miskin: "Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya kerajaan surga." Apakah ini berarti Yesus hanya berpihak pada orang miskin dan anti pada orang kaya? Dalam pandangan orang Yahudi pada masa Yesus—kemiskinan dianggap hukuman atas dosa, sementara kekayaan dipandang sebagai berkat atas kesalehan. Orang miskin dipandang rendah karena berdosa, sedangkan orang kaya disanjung sebagai yang berbahagia karena dianggap diberkati. Yesus memutarbalikkan pandangan ini dengan menegaskan bahwa kebahagiaan sejati bukan dari harta atau kenikmatan duniawi, melainkan dari sikap mengandalkan Allah. Sudahkah kita, entah miskin atau kaya, menyerahkan hidup kepada Allah? Apakah kita membiarkan diri dikuasai oleh nilai-nilai Kerajaan Allah? Yuk, kita renungkan topik ini bersama P. Athanasius Nandung, OFMCap.