У нас вы можете посмотреть бесплатно Tampang Bengis PELAKU MUTILASI di Semarang, Korban Dimutilasi 4 Bagian dalam Keadaan Hidup-hidup! или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
TRIBUN-VIDEO.COM - Kasus mayat dicor di Banyumanik, Semarang dengan korban Irwan Hutagalung (53) telah memasuki babak baru. Polisi pun telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) terkait kasus ini. Dikutip dari Tribun Jateng, hasil olah TKP menunjukan kondisi tubuh korban termutilasi dengan kepala dan badannya terpisah. Kapolrestabes Semarang, Kombes Irwan Anwar mengungkapkan sebelum dimutilasi, korban terlebih dahulu dianiaya dengan linggis. "Hasil olah TKP sementara, sebelum dicor, korban dianiaya hingga meninggal dunia dengan menggunakan linggis," ujarnya. Setelah dianiaya, korban dimutilasi terlebih dahulu menjadi empat bagian. "Menjadi empat bagian, kepala dua tangan dan badan," tuturnya. Selain itu, Irwan mengungkapkan korban diduga kuat telah dibunuh dan dimutilasi dalam rentang waktu antara 4-5 Mei 2023 dini hari. Ia menuturkan, fakta tersebut diperoleh dari keterangan saksi yang masih melihat korban beraktivitas pada Kamis (4/5/2023) sore. Setelah itu, Irwan mengungkapkan para saksi tidak melihat korban lagi hingga Senin (8/5/2023). Di sisi lain, polisi telah mengamankan handphone milik korban dan masih akan memeriksa beberapa saksi. Korban Komunikasi Terakhir dengan Mantan Karyawan: Minta Antarkan Jadah Goreng Sebelum ditemukan tewas, mantan karyawan Irwan bernama Yuli masih sempat berkomunikasi dengan korban. Masih dikutip dari Tribun Jateng, Yuli meminta kepada warga bernama Ismiati untuk membukakan toko Irwan lantaran empat hari tidak pernah terbuka. "Tadi saya dan suami saya dari pasar, terus Mba Yuli, Pak Dhe aku minta tolong pintunya dibuka. Sudah 4 hari aku nggak ketemu Pak Iwan, saya kok penasaran ada baunya di sini. Terus pintunya dibuka sama suami saya dan Mba Yuli, terus ada kelihatan kaki. Suami saya keluar sambil keluar," papar Ismiati. Selain itu, antara Rabu (3/5/2023) dan Kamis (4/5/2023), Ismiati mengungkapkan Yuli sempat bertemu dengan korban dan mengantarkan jadah goreng. Kemudian, pada Sabtu (6/5/2023), karyawan Iwan bernama Husein pamit kepada Yuli untuk pulang kampung ke Banjarnegara serta menyerahkan kunci tempat usaha milik korban. "Terus kemarin malam Minggu, pembantunya Pak Iwan yang namanya Husen menyerahkan kunci ke Mba Yuli. Bu, ini kuncinya Pak Iwan saya mau pulang ke Banjarnegara," ucap Ismiati. Sebelum bertemu Yuli, Husen mengaku kepadanya jika ia sudah pamit dengan korban sejak Jumat (5/5/2023). Hanya saja, kunci tokok justru diserahkan oleh Yuli selaku mantan karyawan Irwan. Kronologi Penemuan Jasad Irwan ditemukan pada Senin (8/5/2023) di tempat usaha isi ulang galon dan gas AHS miliknya di Jalan Mulawarman Raya, Tembalang, Kota Semarang sekira pukul 10.00 WIB. Lokasi persisnya jasad Irwan ditemukan di lorong sisi kanan tempat usahanya. Relawan Semarang yang enggan disebut namanya mengungkapkan, saat ditemukan, jasad korban sudah dalam kondisi terpisah. "Kami evakuasi butuh waktu hampir satu jam, karena gali cor," ujarnya. Bahkan, saat ditemukan, kondisi jasad korban sudah dalam keadaan membusuk. Selain dalam kondisi termutilasi, jasad juga ditemukan dalam kondisi kaki terikat rafia warna biru. Selain itu, ditemukan pula karung di bawah punggung korban. Nyatanya, karung tersebut berisi kepala dan kedua tangan korban yang dipotong oleh pelaku. "Jadi korban mutilasi, kepala dan dua tangan ditemukan di karung yang ikut dicor," bebernya. (Tribunnews.com/Yohanes Liestyo Poerwoto)(Tribun Jateng/Iwan Arifianto/Like Adelia) Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Update Kasus Mayat Dicor di Semarang: Dibunuh Pakai Linggis, Dimutilasi Jadi 4 Bagian, https://www.tribunnews.com/nasional/2.... Penulis: Yohanes Liestyo Poerwoto Editor: Endra Kurniawan #mutilasi #semarang #masihhidup #bosgalon #beritaterbaru #beritaterkini #beritaviral #live #breakingnews