У нас вы можете посмотреть бесплатно Cerita Emil Audero Kecil di Mata Ayahnya, Kenang Titik Balik Karier Taklukkan Sepak Bola Eropa или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru Laporan Wartawan Tribunlombok.com, Sinto TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK TENGAH - Kiper timnas Indonesia Emil Audero Mulyadi merupakan putra asli Lombok Tengah NTB yang lahir dari pasangan warga Lombok Tengah, NTB Edy Mulyadi dan Antonella Audero wanita asal Italia. Emil Audero lahir di Klinik Utama Akasia, Mataram, NTB, 18 Januari 1997. Teringat jelas diingatan Edy Mulyadi saat itu istrinya Antonella baru pulang dari Italia. "Pada saat itu mamanya hamil besar, kami baru pulang dari Italia ke Lombok. Pada saat itu saya ingat betul, Kota Praya hujan besar menuju ke Klinik Akasia Mataram. Begitu kami nyampe jam 4 WITA pagi sekitar jam 5 pagi Emil kecil lahir," jelas Edy di kediamannya di Kauman, Praya, Lombok Tengah, Rabu (4/6/2025). Emil Audero tak banyak menghabiskan waktunya di kampung halamannya di Prayitna dan Kauman Praya Lombok Tengah. Emil Audero kecil hanya berumur 9 bulan di Praya, selanjutnya kembali menuju kampung halaman ibunya di Cumiana Italia tahun 1998. Edy Mulyadi merupakan penggemar berbagai jenis olahraga mulai dari surfing, tenis, sepeda gunung, basket dan lain sebagainya. Darah olahraga ini rupanya mengalir kedalam diri Emil Audero. Masa kecil Emil Audero tumbuh di Italia. Seperti kebanyakan orang tua lainnya, Edy Mulyadi memfasilitasi Emil Audero yang suka dengan sepak bola. Bakat Emil Audero di sepak bola terlihat pada usia 5 tahun meskipun saat itu Emil Audero menimba ilmu di klub kampung. Emil Audero termasuk istimewa dengan segala kemampuannya sebagai kiper padahal syarat masuk klub kampung tersebut harus pada usia 6 tahun. "Setelah dia berada di Klub Kampung lalu Juventus Academy waktu itu seperti biasa memberikan peluang kepada anak-anak berbakat untuk bergabung. Salah satunya Emil ikut, tes dan diuji," jelas Edy. Edy bersyukur dari sekian ratus peminat salah satunya adalah Emil Audero yang berhasil masuk dan tidak dieliminasi. Semenjak itu, Emil Audero berada pada akademi Juventus pada usia 12 tahun. Saat berada di Akademi Juventus, kemampuan menjaga mistar gawang semakin terlihat. Emil Audero dipanggil timnas Itali U-15 melawan Prancis. "Saat itu Emil dimainkan di babak kedua dan menang satu kosong. Nah itulah titik balik Emil ditengah kompetitifnya persaingan meskipun pada usia anak-anak. Kompetitifnya berada pada level yang berbeda," jelas Edy. Emil Audero Raih The Most Young Talented Emil Audero meraih penghargaan The Most Young Talented Italia pada usia 14 tahun. Emil Audero menjadi orang paling berbakat di Italia. "Itu sepertinya titik lonjakan dan dikenal di Italia. Emil Audero terus dipanggil hingga Italia U-21," demikian Edy Mulyadi. (*) Sumber: Tribun Lombok Artikel ini telah tayang di TribunLombok.com dengan judul Cerita Emil Audero Kecil di Mata Ayahnya, Kenang Titik Balik Karier Taklukkan Sepak Bola Eropa, https://lombok.tribunnews.com/2025/06.... Penulis: Sinto | Editor: Idham Khalid Program: News Host: AI Editor Video: Septian Ade Samanta Les Uploader: Septian Ade Samanta Les #Tribunnews #tribunLombok #viral #video #trending #beritahariini #Lombokupdate #beritaLombokhariini #beritaterkini #beritanasional #warganet #hottopic #beritakriminalhariini #beritaviral #Shorts