У нас вы можете посмотреть бесплатно Habiskan Dana Ratusan Juta, TPS3R Mangkrak или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
GOTVNEWS, TANJUNGPINANG - Program Tempat Pembuangan Sampah Sementara Reduce, Reuse, Recycle atau TPS 3R yang digulirkan oleh Pemerintah dinilai belum tepat sasaran. Pasalnya banyak TPS 3R yang kini mangkrak, tak terkecuali di Tanjungpinang. Beginilah kondisi TPS3R badelau yang berlokasi di Kelurahan Senggarang, Kota Tanjungpinang. Berdiri diatas tanah hibah, proyek pengerjaan TPS3R ini selesai pada Tahun 2017 melalui bantuan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat senilai Rp 550 Juta Rupiah. Namun kini kondisinya tak lagi beroperasi sebagai tempat pengelolaan sampah. TPS3R Senggarang adalah satu dari 16 TPS3R lain yang tak beroperasi dan keberadaannya tersebar di belasan Kelurahan. Menurut Ketua Kelompok Swadaya Masyarakat, Senggarang Badelau, Zaini Dahlan, pengelolaan pupuk kompos dari sampah rumah tangga sempat berjalan selama Enam Bulan pada Tahun 2017 lalu. Namun karena keterbatasan dana operasional, akhirnya pengelolaan pupuk kompos harus dihentikan. Zaini menceritakan, dalam Satu periode produksi pupuk, mampu menghasilkan kurang lebih 1 Ton kompos. Kompos tersebut selanjutnya dipasarkan ke masyarakat dengan harga Rp 8 Ribu per kantong. Keberadaan tempat pembuangan sampah sementara ini seharusnya diproyeksikan mampu mengendalikan sampah di lingkungan masyarakat. Kondisinya kini tak ayal hanya menjadi sebuah monumen yang menelan anggaran Pemerintah.(Brm)