У нас вы можете посмотреть бесплатно “Cukupkanlah Dirimu Dengan Gajimu” (Injil Lukas или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Cukupkanlah Dirimu Dengan Gajimu Rabu, 25 Februari 2026 Ayat Alkitab Hari Ini : Lukas 3:14 Dan prajurit-prajurit bertanya juga kepadanya: "Dan kami, apakah yang harus kami perbuat?" Jawab Yohanes kepada mereka: "Jangan merampas dan jangan memeras dan cukupkanlah dirimu dengan gajimu." Ada peribahasa terkenal yang berkata : Besar pasak daripada tiang, yang artinya lebih besar pengeluaran daripada pendapatan. Gaji hanya 5 juta tetapi memiliki gaya hidup seperti orang yang bergaji puluhan juta. Akibatnya seringkali adalah terlilit hutang, atau gaji hanya habis untuk membayar hutang. Alkitab secara jelas mengingatkan kita tentang merasa cukup dengan gaji atau pendapatan yang kita miliki, secara khusus dalam pemberitaan tentang pertobatan yang disampaikan oleh Yohanes Pembaptis. Ia menyampaikan hal ini kepada prajurit2 Yahudi yang bekerja untuk kekaisaran Romawi yang menjajah Israel pada waktu itu. Mereka diingatkan untuk mengedepankan integritas sebagai seorang prajurit, merasa cukup dengan gaji yang mereka terima, hidup dengan apa yg ada dan bersyukur dengan apa yang ada pada mereka. Tidak merampas dan memeras atau melakukan kekerasan kepada rakyat untuk mencari keuntungan pribadi sebagai cara yang dipakai untuk memperoleh penghasilan tambahan, ini sangat bertentangan dengan kehendak Tuhan. Yohanes mengingatkan bahwa pertobatan sejati bukan hanya secara ritual yaitu melalui pembaptisan yg mereka terima, tapi sesungguhnya pertobatan sejati harus nampak dalam keseharian, dalam cara hidup di manapun mereka berada, termasuk di tempat pekerjaan mereka. Tidak dapat dipungkiri saat ini kita berada di jaman flexing, segala hal ditampilkan di media sosial untuk memperoleh validasi. Banyak orang hidup berdasarkan apa kata orang, bukan berdasarkan apa kata Tuhan. Ingin diakui oleh manusia sebagai orang yang mampu secara finansial, memiliki gaya hidup konsumerisme, berupaya keras mengikuti trend, menjaga gengsi, sehingga orang2 yg sebenarnya tidak mampu akhirnya menghalalkan segala cara untuk menjadi sama dengan orang lain yang memang mampu dari segi ekonomi. Firman Tuhan mengingatkan kita untuk tidak berbuat hal seperti itu karena hal itu tidak berkenan di hati Tuhan. Yang Tuhan inginkan adalah kita bekerja dengan jujur, hidup apa adanya, berjuang sesuai kapasitas kita, dan bersyukur dengan berkat yang Tuhan berikan, itulah salah satu cara kita hidup dalam pertobatan yang sesungguhnya. by. Bupen Maggie Gembala Jemaat POUK Tomang, Jakarta Barat. Pelayanan Doa dan Konseling setiap hari Selasa dan Kamis, pukul.10.00-12.00 WIB (Online 08124155029 atau Onsite di Gereja POUK Tomang) Terima kasih bagi Bapak/Ibu/Saudara yang sudah subscribe dan like video ini, mohon renungan ini juga dapat dibagikan kepada orang lain agar menjadi berkat bagi banyak orang, Tuhan Yesus saja yang dipermuliakan, amin 🙏