У нас вы можете посмотреть бесплатно Roy Suryo Masih Ngegas soal Ijazah Palsu di Saat Rismon Sianipar Minta Maaf pada Jokowi или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru. Baca berita selanjutnya: https://kaltim.tribunnews.com/news/11... TRIBUNKALTIM.CO - Tersangka kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo, pakar telematika Roy Suryo, menegaskan dirinya tidak membutuhkan maaf dari Jokowi maupun penyelesaian perkara melalui mekanisme Restorative Justice (RJ). Restorative Justice adalah pendekatan hukum yang menekankan perdamaian dan pemulihan hubungan antar pihak, bukan sekadar hukuman pidana. Pernyataan Roy muncul setelah rekannya, Rismon Sianipar, menyampaikan permintaan maaf kepada Jokowi dan mengajukan RJ atas kasus yang menjeratnya. Rismon Sianipar juga mengakui bahwa ijazah Jokowi asli. Rismon sebelumnya diketahui sebagai salah satu tersangka bersama Roy dan dokter Tifauzia Tyassuma. Sementara itu, beberapa nama lain seperti Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis sudah lebih dulu mengajukan RJ dan status tersangkanya dicabut. Lantas, bagaimana sikap Roy Suryo? Mengenai hal ini, Ketum Jokowi Mania, Andi Azwan menegaskan bahwa Roy Suryo tidak masuk kriteria penerima RJ dan proses hukum akan tetap berjalan. "Roy Suryo tidak masuk kriteria (RJ), tapi kalau yang klaster satu, kalau mereka-mereka ini mengajukan, saya rasa Pak Jokowi akan memberikan Restorative Justice itu," ujar Andi, Kamis (12/3/2026), dikutip dari YouTube Kompas TV. "Tapi kalau bicara Roti Sobek, Roy-Tifa Sok Beken, yang ini saya katakan Pak Jokowi tetap membutuhkan ruang publik, yaitu pengadilan," tegasnya. Menjawab pernyataan Andi tersebut, Roy lantas menegaskan bahwa dirinya tidak membutuhkan RJ dan maaf dari Jokowi. "Nggak perlu ditawar-tawarin dan saya nggak butuh maafnya, saya nggak butuh maaf dia (Jokowi). Nggak usah lah Restorative Justice ala Solo ini, ngaco, nggak usah," katanya. Roy juga mengatakan bahwa dia didukung oleh banyak pihak, termasuk para ahli dalam kasus ini. "Kami tidak akan bergeser, apalagi sudah didukung dengan banyaknya ahli-ahli, tidak hanya ahli biasa, itu ada profesor, doktor, dan juga lain-lain yang ada di belakang kami," ucapnya. "Kita nikmati saja, kalau guyonnya masyarakat itu, sampai Iran dan Amerika saja menyatakan, ini tidak akan berhenti sebelum Jokowi menunjukkan ijazah asli," imbuh Roy. Menurut Roy, Rismon juga tidak akan bisa menghentikan kasus ini hanya dengan permintaan maafnya itu. "Rismon tidak bisa menghentikan apa-apa, saya berdoa saja, ini bulan suci Ramadan, dia dapat hidayah lah dan tercerahkan nanti kemudian sadar," tuturnya. Editor: Jofan Giantirta Uploader: Jofan Giantirta #roysuryo #ijazahjokowi #rismonsianipar #polemikijazahjokowi #restorativejustice #mintamaaf 0:00 Roy Suryo Masih Ngegas soal Ijazah Palsu 1:34 Tidak Butuh RJ dan Maaf Jokowi 2:48 Wawancara Roy Suryo