У нас вы можете посмотреть бесплатно Penampakan Banjir Setinggi 5 Meter yang Rendam Perumahan di Periuk, Warga Bertahan di Lantai 2 или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru TRIBUN-VIDEO.COM - Bencana banjir melanda kawasan Perumahan Periuk Damai, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, pada Senin (9/3/2026). Genangan air berwarna coklat pekat dengan ketinggian mencapai lima meter menenggelamkan hampir seluruh rumah warga. Sejumlah bangunan hanya menyisakan bagian atap yang terlihat dari permukaan air. Dinding, jendela, hingga pagar rumah tidak lagi tampak karena tertutup banjir. Di beberapa titik, barang-barang milik warga terlihat ditumpuk di atas genteng rumah agar tidak hanyut terbawa arus. Kasur, kursi plastik, hingga ember sengaja diletakkan di tempat paling tinggi. Suasana yang biasanya ramai kini berubah sunyi, dengan jalanan di dalam kompleks tak lagi terlihat karena tertutup air. Sesekali, perahu karet melintas di antara rumah-rumah yang terendam untuk mengevakuasi warga atau mengambil barang penting yang tertinggal. Saat tim media menyusuri perumahan menggunakan perahu, terlihat sejumlah warga berdiri di lantai dua rumah mereka sambil menunggu bantuan. Ada pula yang bertahan di genteng rumah, mengamati perahu yang lalu lalang di tengah genangan. Kabel listrik di beberapa titik hampir terendam, sehingga pihak berwenang memutuskan untuk menonaktifkannya demi keselamatan. Seorang warga bernama Hery (45) menuturkan bahwa listrik sudah padam total sejak sehari sebelumnya. Warga yang berhasil dievakuasi memilih mengungsi ke tempat yang lebih aman. Sebagian menumpang di rumah kerabat, sementara lainnya menuju lokasi pengungsian yang disiapkan di Masjid Al Jihad. Mereka membawa barang-barang penting seadanya sambil menunggu air surut dengan harapan bisa segera kembali ke rumah masing-masing. Ketua RW 08 Perumahan Periuk Damai, Heri Bertus, menyampaikan bahwa banjir kali ini merupakan salah satu yang terparah dalam beberapa tahun terakhir. Ia menjelaskan bahwa ketinggian air mencapai sekitar lima meter, membuat proses evakuasi berlangsung sulit dan melelahkan. Menurutnya, masih ada warga yang sempat terjebak di dalam rumah karena air terlalu tinggi. Sekitar 860 warga dari 286 kepala keluarga terpaksa mengungsi akibat banjir tersebut. Kebutuhan paling mendesak bagi para pengungsi adalah fasilitas sanitasi, karena toilet di masjid yang digunakan sebagai lokasi pengungsian ikut terendam. Heri menekankan bahwa warga sangat membutuhkan akses toilet yang layak. Meski demikian, kebutuhan logistik seperti makanan dan air bersih mulai terpenuhi berkat bantuan pemerintah serta swadaya masyarakat yang membuka dapur umum di sekitar lokasi. (Tribun-Video.com/Kompas.com) https://megapolitan.kompas.com/read/2.... Program: Tribunnews Update Host: Putri Dwi Arrini Editor Video: Irvan Nur Prasetyo