У нас вы можете посмотреть бесплатно Menikmati Segarnya Jambu Air Langsung Dari Kebun или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
MADIUN, KOMPAS.TV – Musim kemarau membawa berkah tersendiri bagi Supriono, warga Desa Jatisari, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun. Berbagai macam varian jambu air yang ia tanam di lahan seluas 2.000 meter persegi berbuah lebat dan siap dipetik. Setidaknya, ada sekitar 70 pohon jambu air dengan 15 varian berbeda yang dibudidayakan di kebunnya. Varian yang ditanam antara lain jambu Madu Delhi, Green Giant, Manasicana, Dalhari, Degus, Giant King Rose, hingga Barbie Sugar. Varian yang paling unggul dan banyak diminati adalah Green Giant dan Madu Delhi. Kebun jambu ini menjadi tujuan favorit bagi warga yang ingin memetik jambu langsung dari pohonnya. Rasanya yang segar dan manis sangat cocok dinikmati saat cuaca panas di musim kemarau. Untuk membawa pulang jambu air yang sudah dipetik, pengunjung cukup membayar Rp25.000 hingga Rp35.000 per kilogram, sesuai jenis atau varian jambu. Pengunjung tidak hanya datang dari Kabupaten Madiun, tetapi juga dari luar kota. Musim panen jambu air di Kebun Pringgitan milik Supriono diperkirakan akan berlangsung hingga tiga bulan ke depan. #Beritamadiun #Jambuair #Jambumanis #Kebunjambu #Petikjambu #budidayajambuair