У нас вы можете посмотреть бесплатно Investasi di Kawasan Ekonomi Kendal, Peletakan Batu Pertama Pembangunan Pabrik Manufaktur Furnitur или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Perkembangan investasi di Kawasan Ekonomi Khusus atau K-E-K Kendal terus menunjukkan tren positif. Hingga Maret 2026, tercatat sudah ada 139 perusahaan yang masuk dan berinvestasi di kawasan industri tersebut. Puluhan perusahaan di antaranya bahkan masih dalam tahap pembangunan dan ditargetkan mulai beroperasi tahun depan. Hingga Maret 2026, tercatat sebanyak 139 perusahaan telah masuk dan menanamkan investasi di kawasan tersebut. Dari jumlah itu, sebanyak 56 perusahaan sudah beroperasi, sementara 37 pabrik lainnya saat ini masih dalam tahap konstruksi atau pembangunan. Executive Director K-E-K Kendal, Juliani Kusumaningrum mengatakan pembangunan sejumlah pabrik saat ini terus dikebut agar dapat segera beroperasi. Dengan percepatan pembangunan ini, pabrik-pabrik yang saat ini masih dibangun ditargetkan dapat selesai pada akhir tahun 2026 dan mulai beroperasi pada tahun depan. Salah satu investor yang baru masuk adalah Kuka Furniture Industri Indonesia yang membangun pabrik furniture di kawasan industri tersebut. Investasi ini dinilai menjadi langkah penting dalam memperkuat ekosistem industri furniture yang memiliki potensi ekspor cukup besar. Perusahaan ini menanamkan investasi sebesar 160 juta dolar Amerika Serikat dan menargetkan kapasitas ekspor hingga 25 ribu kontainer furniture setiap tahunnya. Secara keseluruhan proyek ini diproyeksikan mampu menyerap hingga 9 ribu tenaga kerja dengan sekitar 6 ribu pekerja direkrut pada tahap pertama dan mayoritas berasal dari Kabupaten Kendal. Tim liputan melaporkan untuk Suara Merdeka Kendal TV