У нас вы можете посмотреть бесплатно Coffee Breaks & Almost Touches | Sundaish English Radio или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
EN: “Coffee Breaks & Almost Touches” is a sexy romantic acoustic pop song about two coworkers falling in love quietly—through coffee breaks, late nights, and moments that almost happen. This song is perfect for English learners to explore figurative language, imagery, and emotional storytelling in natural, modern English. ID: “Coffee Breaks & Almost Touches” adalah lagu pop akustik romantis tentang dua rekan kerja yang perlahan jatuh cinta lewat momen sederhana—jeda kopi, lembur malam, dan sentuhan yang nyaris terjadi. Lagu ini cocok untuk pembelajar bahasa Inggris yang ingin memahami majas, imaji, dan storytelling emosional secara natural. 🎧 Listen. Feel. Learn English through music. 📚 Figurative Language (Cocok untuk English Lesson) • Simile: “Steam rising like words we never say”• Metaphor: “Gravity dressed as a smile”, “Love is a steady flame” • Personification: “My pulse keeps telling stories” • Imagery: coffee steam, late-night halls, soft light • Symbolism: coffee breaks = small everyday intimacy 📚 Majas / Gaya Bahasa (Figurative Language – Cocok untuk Pelajaran Bahasa Inggris) • Simile (Perumpamaan): “Uap kopi yang naik seperti kata-kata yang tidak pernah kita ucapkan.” → Membandingkan dua hal secara langsung dengan kata seperti untuk mengekspresikan perasaan yang terpendam. • Metaphor (Metafora): “Gravitasi yang menyamar sebagai sebuah senyuman” “Cinta adalah api yang menyala dengan stabil dan konsisten.” → Menyampaikan makna secara tidak langsung tanpa kata pembanding, memberi kesan emosional yang lebih dalam. • Personification (Personifikasi): “Detak nadiku terus bercerita.” → Memberi sifat manusia pada sesuatu yang bukan manusia untuk memperkuat ekspresi perasaan. • Imagery (Citraan): Uap kopi, lorong-lorong di larut malam, cahaya yang lembut. → Menghadirkan gambaran visual yang hidup sehingga pendengar dapat “merasakan” suasana lagu. • Symbolism (Simbolisme): Jeda minum kopi = keintiman kecil dalam kehidupan sehari-hari. → Mewakili momen sederhana yang sarat makna emosional dan kedekatan. 🇮🇩 Terjemahan Bahasa Indonesia Verse 1 Cahaya pagi tumpah di cangkirmu Uap kopi naik seperti kata-kata yang tak pernah kita ucapkan Kau tertawa, aku menatap sedikit terlalu lama Berusaha menyembunyikan perasaanku Kita berdiri terlalu dekat di pantry Lengan bajumu menyentuh tanganku Percikan kecil, dentuman sunyi itu Menghantam lebih kuat dari dugaanku Pre-Chorus Kita bicara soal pekerjaan, tapi itu bukan intinya Setiap kalimat justru mengarah pada kita Matamu terus menarikku mendekat Seperti gravitasi yang menyamar sebagai senyuman Chorus Semua ada di jeda kopi dan lorong malam Di caraku menyebut namamu yang terasa lembut Kita tak melanggar batas, hanya menelusurinya perlahan Seperti lagu yang hanya kita berdua yang tahu Setiap sentuhan yang hampir terjadi, setiap kebenaran yang ditahan Terdengar lebih keras dari sebuah ciuman Kita tak terburu-buru mencintai, kita membiarkannya tumbuh Di antara sapaan “halo” dan “sampai besok” Verse 2 Setelah jam kerja, lampu kantor meredup Bayanganmu menari di dinding Kita berbagi lelucon, ruangan terasa menyempit Seolah dunia ikut memahami kita Kau mendekat untuk menunjukkan sesuatu Napasmu menulis lingkaran di kulitku Hatiku lupa pada logika Dan mulai memberi ruang pada rasa Pre-Chorus Kita berpura-pura ini bukan hal serius Hanya hari biasa seperti lainnya Tapi detak jantungku terus bercerita Tentang rasa yang tak bisa dihapus oleh diam Chorus Semua ada di jeda kopi dan lorong malam Di caraku menyebut namamu yang terasa lembut Kita tak melanggar batas, hanya menelusurinya perlahan Seperti lagu yang hanya kita berdua yang tahu Setiap sentuhan yang hampir terjadi, setiap kebenaran yang ditahan Terdengar lebih keras dari sebuah ciuman Kita tak terburu-buru mencintai, kita membiarkannya tumbuh Di antara sapaan “halo” dan “sampai besok” Bridge Mungkin cinta bukan kembang api Mungkin ia api kecil yang setia Belajar dari setiap momen sunyi Belajar menyebut namamu perlahan Outro Jika semua ini tetap tak terucap Aku tetap di tempat yang kuinginkan Jatuh cinta perlahan, lembut, apa adanya Di ruang antara kamu dan aku #AcousticPop #RomanticSong #OfficeLove #EnglishThroughMusic #SundaishEnglishRadio #LearnEnglishWithSongs #LoveStory #CoffeeBreakMoments #NetflixVibe #indieacoustic