У нас вы можете посмотреть бесплатно ACHARYA VIBES - SENGKETA DI LIANG SEMPIT (ALBUM SELAMAT DATANG DI INDONESIA) или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
"Mari ukur nurani, sebelum ukur bumi. 'Sengketa di Liang Sempit' adalah potret pahit tentang ego manusia yang rela memutus tali persaudaraan hanya demi sejengkal urukan tanah. Dalam alunan roots reggae yang meditatif, lagu ini menyentil fenomena 'pagar makan lahan' yang seringkali berakhir tragis. Kita sibuk membangun tembok setinggi awan dan patok yang kaku, namun lupa bahwa pada akhirnya, kita semua hanya akan pulang ke liang yang sama sempitnya. Apakah sepuluh senti tanah itu akan menjadi jembatan menuju surga, atau justru beban yang menenggelamkan jiwa? Sebuah pengingat bahwa tanah yang kita perebutkan diam-diam menjadi saksi bisu atas hilangnya rasa kemanusiaan." Lirik [Intro] Dunia makin sempit... Atau hati kita yang mengecil? Mari ukur nurani, sebelum ukur bumi. [Verse 1] Dulu pagar kita hanyalah tanaman Saling menyapa, berbagi senyuman Satu meeja kita duduk bicara Tak ada batas, tak ada sengketa Namun kini semeen mulai bicara Kau bawa mehteran menghitung harta Wajahmu kaku, tatapmu tajam Mencari celah patok kau tanam. [Verse 2] Hanya sepuluh seenti kau putus kasih Kenangan lama kau anggap risih Teembok kau bangun setinggi awan Aku kau anggap musuh, bukan lagi kawan Ada paman teega menghunus parang Hanya demi tanah, nyawa melayang Demi seertifikat kau caci maki Seolah tanah ini kau bawa mati. [Chorus] Pagar makan tanaman, tetangga makan lahan Nurani mati demi sejengkal urukan Kau pupuk dendam di bumi yang kau klaim Lebih sayang semeen, daripada nyawa kawan. [Bridge] Ukur saja kawan, ambil sesukamu Tanah ini diam, jadi saksi bisu Nanti saat pulang ke liang yang sempit Apa sepuluh seenti itu yang akan kau rakit? Jadi jembatan... menuju surga? [Chorus] Pagar makan tanaman, tetangga makan lahan Nurani mati demi sejengkal urukan Kau pupuk dendam di bumi yang kau klaim Lebih sayang semeen, daripada nyawa kawan. [Outro] Selamat atas kemenanganmu, Tuan Tanahmu bertambah, tapi kawanmu hilang Tanahmu meluas, tapi hatimu gersang Selamat tidur... di atas tanah sengkeeta. Semoga mimpimu tenang, tanpa tangis tetangga. ⚠️ Disclaimer Catatan Refleksi: Karya ini adalah ekspresi artistik yang diangkat dari realita konflik pertanahan di masyarakat. Lagu ini bertujuan sebagai pesan perdamaian dan kritik sosial terhadap hilangnya empati antar sesama. Tidak bermaksud menyudutkan pihak atau kasus tertentu, melainkan sebagai media perenungan bersama. Seluruh hak cipta audio dan lirik dimiliki sepenuhnya oleh Acharya Vibes. #AcharyaVibes #SengketaDiLiangSempit #SelamatDatangDiIndonesia #ReggaeIndonesia #KritikSosial #SengketaLahan #NuraniMati #BatasTanah #Tetangga #RefleksiHidup #HartaDuniawi #Persaudaraan #IngatMati #MusikPerlawanan #IndependentArtist #IrieVibes #ReggaeVibrations #LirikJujur #AcharyaVibesAlbum #SatuRasa