У нас вы можете посмотреть бесплатно Petahana Menangkan Gelanggang Demokrasi Wartawan di Kotawaringin Timur или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
00.00 - 01.15 = Kedatangan Bupati Kotim Halikinnor didampingi Wabup Kotim Irawati beserta sejumlah pejabat Pemkab Kotim dalam acara Konferensi Cabang (Konfercab) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kotawaringin Timur di Gedung Wanita, Jalan Ahmad Yani, Kota Sampit. 01.15 - 03.12 = Penyampaian laporan Ketua Panitia Penyelenggara Konfercab PWI Kotim Tono Triyanto. 03.12 - 08.40 = Sambutan Ketua PWI Kotim Siti Fauziah dalam acara Konfercab PWI Kotim. 08.40 - 22.18 = Sambutan Ketua PWI Kalteng Muhamad Zainal. 22.18 – 27.59 = Sambutan Bupati Kotim Halikinnor. 27.59 – 28.58 = Bupati Kotim Halikinnor mengucapkan selamat ulang tahun untuk Ketua DPRD Kotim Rimbun yang ke-49 tahun. 28.58 – 32.40 = Bupati Kotim Halikinnor memberikan statement dalam acara Konfercab PWI Kotim. ---------------------------------- SAMPIT – Siti Fauziah kembali terpilih melanjutkan tampuk kepemimpinan sebagai Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kotim masa bakti 2025-2028. Dia memenangkan pemilihan dengan selisih suara cukup besar dengan pesaingnya, Rusliadi. Pemilihan yang berlangsung dalam Konferensi Cabang (Konfercab) PWI Kotim di Gedung Wanita, Rabu (14/5) itu, awalnya diikuti lima calon, yakni Siti Fauziah, Rusliadi, Pujo Darmanto, Rafliansyah, dan Fathurrachman. Akan tetapi, saat penyampaian visi dan misi, tiga kandidat justru mengundurkan diri, yakni Dody Rafliansyah, Pujo, dan Fathurrachman. Persaingan menyisakan Siti Fauziah dan Rusliadi yang bertarung memperebutkan 49 suara ditambah satu suara dari PWI Provinsi Kalteng. Dari pemilihan secara voting, Fauziah meraih suara sebanyak 38 suara, sementara Rusliadi 11 suara. Satu suara dianggap tidak sah, karena dicoblos di luar kolom yang ditentukan. Ketua PWI Kalteng Muhammad Zainal langsung melantik Ketua PWI Kotim sekaligus haharan pengurus masa bakti 2025-2028. ”Selamat dan sukses atas terpilihnya Siti Fauziah sebagai Ketua PWI Kotim dan sekaligus pengukuhan pengurus. Saya berharap, melalui konferensi ini, kita dapat menemukan solusi kreatif untuk menghadapi tantangan dan memanfaatkan peluang yang ada. Mari kita tingkatkan profesionalisme, etika jurnalistik, dan kebersamaan antar anggota PWI," kata Zainal. Zainal mengungkapkan, dirinya hadir dan datang ke Sampit bersama Ketua Dewan Kehormatan PWI Kalteng Sadagori Henoch Binti, Wakil Ketua Bidang Organisasi Dodi dan Sekretaris PWI Kalteng Ika Lelunu. ”Kehadiran kami secara lengkap ini membuktikan kami memandang PWI Kotim memiliki peran besar dalam menjaga integritas jurnalis, dan menyebarkan informasi yang benar kepada masyarakat. Kotim merupakan salah satu kabupaten di Kalteng yang selalu dipelototi secara nasional, terutama terkait dengan kondisi investasi dan penanganan permasalahannya," ujarnya. Sementara itu, Bupati Kotim Halikinnor mengapresiasi terselenggaranya Konfercab PWI Kotim. Kegiatan itu dinilai merupakan momen penting. Tidak hanya untuk konsolidasi organisasi, tetapi juga sebagai refleksi terhadap peran strategis jurnalis di tengah dinamika masyarakat yang terus berkembang. ”Saya pagi tadi melepas keberangkatan calon jemaah haji dan sebenarnya ada kegiatan lagi di Dishub Kotim, tapi karena bentuk dukungan Pemkab Kotim, saya bersama Wabup, Ketua DPRD, bahkan Ketua KPU Kotim dan sejumlah kepala SOPD hadir," kata Halikinnor. Menurutnya, peran PWI Kotim sebagai mitra pemerintah daerah sangat membantu. ”Harapan kami, Kotim bisa jadi barometer dan PWI Kotim bisa lebih maju dan bisa bekerja sama dengan pemerintah daerah lebih baik," ujarnya. Halikinnor juga menuturkan, tema Konfercab PWI Kotim 2025, yaitu "Jurnalisme Berkualitas, Menjawab Tantangan Era Digital" sangat relevan dengan kondisi zaman. Dihadapkan pada era dimana arus informasi begitu cepat, deras, dan terkadang tidak tersaring dengan baik. ”Di tengah laju digitalisasi yang begitu pesat, peran wartawan tidak hanya sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai penjaga akurasi, etika dan integritas," ujarnya. Halikinnor menyadari, tugas menjadi jurnalis tidaklah mudah. Dalam menghadapi tekanan dari berbagai arah, baik dari sisi politik, ekonomi, maupun teknologi, wartawan dituntut untuk menjaga independensi dan profesionalisme. Pemkab Kotim akan terus mendukung kebebasan pers yang bertanggung jawab dan menjunjung tinggi prinsip-prinsip jurnalistik yang benar. Sementara itu, Siti Fauziah berterima kasih atas kepercayaan yang kembali diberikan padanya. Dia berjanji akan melaksanakan visi dan misi yang diusung, yakni terkait meningkatkan profesionalisme wartawan yang tergabung di PWI Kotim. ”Semoga saya bisa membawa amanah ini menjadi PWI Kotim lebih baik, lebih maju lagi. Dan yang pasti, saya ingin kita semua tidak ada lagi perbedaan. Tidak ada lagi membahas kalah menang. Kita semua ada teman. PWI Kotim adalah rumah kita," ujar Fauziah. Pewarta/Video : Heny/RS Redaktur : Gunawan/RS #pwi #pwikotim #konfercab #radarsampit #sampit #kotawaringintimur #kotim #kalteng #beritaterkini #beritahariini #beritaterbaru #beritaviral #berita