У нас вы можете посмотреть бесплатно Mengampuni adalah Jalan Menerima Pengampunan | Matius или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Mengampuni adalah Jalan Menerima Pengampunan Allah dan Berkat Allah. Matius 6:14-15 (14)Karena jikalau kamu mengampuni kesalahan orang, Bapamu yang di sorga akan mengampuni kamu juga. (15)Tetapi jikalau kamu tidak mengampuni orang, Bapamu juga tidak akan mengampuni kesalahanmu. Tuhan Yesus menyampaikan ayat tentang Pentingnya Pengampunan setelah mengajarkan Doa Bapa Kami dalam Matius 6:9-13. Tuhan Yesus mengajarkan bahwa pengampunan bukan sekedar ajaran etika, tetapi pengampunan adalah inti pengajaran dan kehidupan rohani orang percaya. Banyak orang rajin berdoa dan juga rajin melayani, tetapi masih menyimpan kepahitan dan dendam yang membara. Dalam doanya mereka mengharapkan pengampunan dari Tuhan Yesus, tetapi ironisnya menolak mengampuni sesama manusia. Firman Tuhan dalam Matius 6:14-15, menegaskan kepada kita bahwa hubungan kita dengan Allah tidak dapat dipisahkan dari hubungan dan sikap kita terhadap sesama. Dari Matius 6:14-15 kita akan belajar: 3 Kebenaran dengan tema Mengampuni adalah Jalan Menerima Pengampunan Allah dan Berkat Allah. PERTAMA Jika kita mengampuni kesalahan orang, Bapa di surga akan mengampuni kita. Matius 6:14 Karena jikalau kamu mengampuni kesalahan orang, Bapamu yang di sorga akan mengampuni kamu juga. Kalimat: Karena jikalau kamu mengampuni kesalahan orang, menunjukkan hubungan sebab akibat, ini bukan syarat untuk memperoleh keselamatan, ini adalah bukti hidup yang sudah menerima anugerah dari Allah. Pengampunan dari Allah lebih dahulu kita terima saat kita bertobat, kemudian kita pun memberikan pengampunan kepada orang lain, yang bersalah kepada kita. Kita harus mengerti bahwa : Memberi pengampunan kepada orang lain, bukan berarti membenarkan kesalahan orang, tetapi kita melepaskan hak untuk membalas dan menyerahkan sepenuhnya penghakiman kepada Allah. Efesus 4:32 Tetapi hendaklah kamu ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni, sebagaimana Allah di dalam Kristus telah mengampuni kamu. Orang percaya yang sungguh-sungguh menyadari betapa besar dosa nya yang telah diampuni oleh Tuhan Yesus, akan rela dan tidak akan merasa sulit mengampuni orang lain. Mengampuni adalah jalan menerima pengampunan Allah dan berkat Allah, KEDUA Jikalau kita tidak mengampuni orang, Bapa di surga tidak akan mengampuni kesalahan kita. Matius 6:15 Tetapi jikalau kamu tidak mengampuni orang, Bapamu juga tidak akan mengampuni kesalahanmu. Ayat ini bukan mengajarkan kepada kita bahwa keselamatan bisa hilang, tetapi mengajarkan bahwa: hubungan yang rusak, doa yang terhalang, dan kehidupan rohani yang kering, karena dosa tidak mau mengampuni yang tetap kita pegang. Dosa dendam dan kepahitan adalah penghalang doa kita. Tuhan Yesus yang penuh kasih dan pengampunan, Tuhan yang Maha kudus tidak akan berkenan kepada hati yang menyimpan dendam dan kepahitan. Markus 11:25 Dan jika kamu berdiri untuk berdoa, ampunilah dahulu sekiranya ada barang sesuatu dalam hatimu terhadap seseorang, supaya juga Bapamu yang di sorga mengampuni kesalahan-kesalahanmu. Yesaya 59:1-2 (1)Sesungguhnya, tangan TUHAN tidak kurang panjang untuk menyelamatkan, dan pendengaran-Nya tidak kurang tajam untuk mendengar; (2)tetapi yang merupakan pemisah antara kamu dan Allahmu ialah segala kejahatanmu, dan yang membuat Dia menyembunyikan diri terhadap kamu, sehingga Ia tidak mendengar, ialah segala dosamu. Kita tidak dapat berkata: “aku mengasihi Tuhan Allah dengan segenap hati,” sambil kita tetap memelihara dendam, kebencian dan kepahitan terhadap sesama. Jikalau kita tidak mengampuni orang lain, maka Bapa di surga tidak akan mengampuni kesalahan kita Mengampuni adalah jalan menerima pengampunan Allah dan berkat Allah, KETIGA Memberi pengampunan adalah keputusan iman, bukan perasaan. Memberi pengampunan kepada orang lain adalah tindakan ketaatan kita kepada Firman Tuhan, bukan reaksi perasaan emosi semata. Kita tidak akan menunggu perasaan sembuh dahulu baru memberi pengampunan kepada orang lain, tetapi mengampuni orang lain adalah memberikan kepada kita kesembuhan. Saat kita memberi dan melepaskan pengampunan kepada orang lain, maka seperti melepaskan beban berat dari kehidupan kita, mungkin saja orang yang kita Ampuni tidak berubah, tetapi kitalah yang mengalami perubahan dan dibebaskan dari beban berat dosa yang menindih dan yang menghalangi berkat bagi kehidupan kita. Memberi pengampunan adalah tanda kehidupan baru orang Kristen di dalam Kristus Yesus. Pdt. Iwan Yafrin Simbolon #MorningSpirit #RenunganPagi #iwanyafrinsimbolon Questions? contact via Whats App: http://wa.me/628981200020 Email: gbaptispertama@gmail.com Instagram: / fbcbandung Facebook Page: / firstbaptistbandung Website: http://idc.church IMPACTING THE WORLD THROUGH BIBLICAL DISCIPLESHIP iPraise, iDisc, iSend