У нас вы можете посмотреть бесплатно FIRMAN YANG JADI MANUSIA {YOHANES 1:1-18} 04 JANUARI 2026 или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Ringkasan Khotbah – Minggu, 04 Januari 2026 “Firman yang Jadi Manusia” Yohanes 1 : 1 - 18 Semua benda yang kita pakai dalam kehidupan sehari-hari tentu tidak muncul secara tiba-tiba. Ada seorang genius yang menciptakannya. Langit dan bumi serta manusia di dalamnya juga tidak serta merta muncul. Allah yang menciptakannya. Saat Ia berfiman, semuanya tercipta. Yohanes mengatakan bahwa Firman adalah sarana yang digunakan Allah untuk menciptakan segala sesuatu pada mulanya. Karena berulang kali kita membaca bahwa Allah berfirman, jadilah sesuatu dan terjadilah. Tidak mengherankan untuk mengatakan bahwa pada mulanya adalah Firman. Begitulah cara Allah menciptakan dunia. Yohanes adalah saksi mata bagaimana Allah datang ke dalam dunia dan menjadi manusia. Yohanes ada bersama-sama dengan Yesus saat Ia menjalankan tujuan-Nya yaitu menyelamatkan manusia dari dosa. Yohanes memberi tahu kita dengan tepat identitas Yesus Kristus sebagai Firman yang menjadi daging. Yohanes menunjukkan bahwa Yesus dari Nazaret hidup dua ribu tahun yang lalu, adalah Allah Sang Pencipta. Ia adalah Allah Sang Penebus. Manusia yang jatuh dalam dosa telah kehilangan hidup. Mereka berjalan dalam kegelapan menuju kepada kebinasaan. Allah yang mengasihi umat ciptaan-Nya datang ke dalam dunia untuk memberikan mereka hidup kekal. Ia menyatakan diri-Nya dalam Firman yang menjadi manusia dalam diri Anak-Nya, Yesus Kristus. Allah yang tidak kelihatan telah menyatakan diri-Nya agar dapat dilihat dan dikenal melalui Yesus Kristus. Saat ini, kita tidak dapat melihat Yesus secara fisik seperti murid-murid-Nya dahulu. Namun, kita tetap dapat melihat-Nya dan mengenal-Nya melalui Firman-Nya. Firman itu menerangi langkah manusia agar tidak seorang pun berjalan dalam kegelapan melainkan dalam terang yang menuntun pada kehidupan. Apa yang harus kita lakukan: 1) Terimalah Firman Kita tidak dapat berjalan di dalam kebenaran jika kita tidak menerima firman-Nya. Kita dapat memperoleh firman dengan mendengar dari berbagai media, membaca dalam Alkitab, mempelajari Alkitab, menghafal agar kita menyimpan firman itu tidak hanya di dalam hati namun dalam ingatan kita dan untuk mengokohkan semuanya, kita perlu merenungkannya. Terimalah Firman-Nya, terimalah Tuhan dalam hatimu! 2) Menyaksikan Firman Firman yang telah kita terima haruslah kita saksikan kepada orang lain agar mereka pun mendengar tentang Yesus dan menjadi percaya serta hidup di dalam-Nya. Saat kita menyaksikannya, kita terus diingatkan melalui percakapan yang berulang-ulang. Menyaksikan firman kepada orang lain bisa dilakukan dengan menceritakannya dalam perkataan dan juga menunjukkannya dalam perbuatan. Kerinduannya adalah agar semakin banyak orang dapat percaya kepada Tuhan dan hidup dalam terang Tuhan. Jika kita menyadari bahwa kasih Allah begitu besar terhadap kita, bukannya kita juga menyadari bahwa kita berhutang kesetiaan dan ketaatan pada-Nya? Di awal tahun ini, mari hidup dalam terang firman-Nya. Jangan mau berjalan dalam kegelapan dosa. Tinggalkan dosa dan terimalah Tuhan dalam hidupmu. Di dalam Kristus kita memiliki pengharapan baru, sebab kita telah menerima kasih karunia Allah dan akan terus hidup di dalam kepenuhan kasih karunia-Nya. Pdt. Nermida Purba