У нас вы можете посмотреть бесплатно Antusiasme Warga Pulau Satangnga Sambut Kedatangan BI Sulsel dengan Rp1,7 Miliar Uang Baru или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
#tribuntimur #tribunviral #bisulsel #penukaranuang #pasarmrah #ramadan #bankbi Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan kembali menggelar kegiatan Semarak Ramadan dan Berkah Idul Fitri (Serambi) Phinisi. Salah satu lokasi kegiatan tahun ini dilaksanakan di Pulau Satangnga, Desa Mattiro Baji, Kecamatan Kepulauan Tanakeke, Kabupaten Takalar, Minggu (8/3/2026). Ini merupakan kali pertama gugus kepulauan di Kabupaten Takalar tersebut menjadi lokasi pelaksanaan kegiatan Serambi Phinisi. Kegiatan Serambi Phinisi merupakan program layanan tematik penukaran uang yang menyasar wilayah kepulauan. Selain di Kepulauan Tanakeke, dua lokask lain pelaksanaan kegiatan ada di Pulau Lae-Lae dan Pulau Barang Lompo di Kota Makassar. Masyarakat Pulau Satangnga terlihat antusias berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Rombongan dari Bank Indonesia tiba di Pulau Satangnga sekitar pukul 09.20 Wita setelah menempuh perjalanan lebih dari satu jam dari Kota Makassar menggunakan transportasi laut. Sebanyak Rp1,7 miliar uang tunai dibawa dalam perjalanan tersebut yang turut dikawal dua personel Brimob bersenjata lengkap. Rp1,7 miliar uang tersebut diamankan dalam lima kotak yang disimpan di geladak belakang kapal. Kepala Pengelolaan Keuangan Rupiah Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Selatan, Fadli Muin, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari layanan penukaran uang yang secara khusus menyasar masyarakat di wilayah kepulauan. Menurutnya, program Serambi Phinisi merupakan layanan penukaran uang tematik yang rutin dilaksanakan setiap Ramadan. “Ini layanan penukaran uang tematik dalam rangka Ramadan yang kami laksanakan di wilayah kepulauan yang ada di Sulawesi Selatan,” ujarnya. Fadli menyebutkan, pada tahun ini Bank Indonesia menyiapkan uang tunai sekitar Rp5,3 miliar untuk mendukung kegiatan layanan penukaran uang tersebut. Jumlah tersebut terbagi ke tiga pulau yang menjadi lokasi pelaksanaan kegiatan. “Rp1,7 miliar masing-masing pulau,” ucapnya. Adapun pexahan uang yang disiapkan tersebut terdiri dari pecahan Rp1.000, Rp2.000, Rp5.000, Rp10.000 hingga uang edisi khusus Rp75.000. Menurut Fadli, kegiatan ini juga bertujuan memastikan masyarakat di wilayah kepulauan tetap mendapatkan akses terhadap uang layak edar. “Kami ingin memastikan masyarakat di wilayah kepulauan juga mendapatkan layanan yang sama, sehingga mereka bisa menukarkan uang yang sudah tidak layak edar dengan uang baru menjelang Idul Fitri,” jelasnya. Selain layanan penukaran uang, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pasar murah Ramadan. Sebanyak 250 paket sembako disiapkan dengan potongan harga hingga 50 persen dari harga normal. “Harganya Rp60 ribu per paket, tapi jika menggunakan QRIS, harganya lebih murah lagi, menjadi Rp50 ribu,” ujarnya. Sementara itu, Camat Kepulauan Tanakeke, Haji Bustam Tika, mengaku bersyukur wilayahnya dipilih sebagai salah satu lokasi kegiatan Bank Indonesia. Menurutnya, kegiatan ini menjadi kebanggaan sekaligus kesempatan bagi masyarakat kepulauan untuk menukarkan uang mereka dengan uang yang lebih baru dan layak edar. “Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Bank Indonesia karena telah memilih Tanakeke sebagai lokasi kegiatan. Ini sangat membantu masyarakat kami di wilayah kepulauan,” katanya. Ia juga menilai kegiatan tersebut sangat bermanfaat bagi masyarakat yang selama ini memiliki keterbatasan akses layanan perbankan. "Semoga di tahun tahun mendatang, kepulauan Tanakeke tetap dipilih sebagai tempat pelaksanaan kegiatan oleh Bank Indonesia," ucapnya. Reporter : Makmur Editor Bideo : Sanovra J. R Narator : Rasni Gani