У нас вы можете посмотреть бесплатно Dibayangi Serangan AS, Rusia Siap Evakuasi Warganya dari Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir di Iran или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Baca Selengkapnya di https://video.tribunnews.com/view/907... Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru TRIBUN-VIDEO.COM - Rusia menyatakan siap untuk mengevakuasi warganya yang bekerja di pembangkit listrik tenaga nuklir Bushehr, Iran. Opsi tersebut dipertimbangkan menyusul ketegangan Iran dengan Amerika Serikat (AS) yang dikhawatirkan pecah menjadi perang. Kepala perusahaan nuklir Rusia, Alexei Likhachev memberikan keterangan pada Kamis (29/1/2026). Ia berharap, pihak-pihak yang terlibat konflik menjunjung tinggi komitmen untuk melindungi Bushehr. "Kami terus memantau situasi dan, bekerja sama dengan Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Pertahanan, kami akan siap untuk melakukan tindakan evakuasi jika diperlukan," ujar Likhachev, dikutip dari Anadolu Agency pada Jumat (30/1/2026). Lokasi tersebut merupakan satu-satunya pembangkit listrik tenaga nuklir yang dibangun Rusia untuk Iran. Pada tahun 2025, Presiden Rusia Vladimir Putin mengakui ada ratusan warganya yang bekerja di fasilitas itu. Moskow bahkan saat ini sedang membangun lebih banyak fasilitas nuklir di Bushehr. Iran telah berulang kali menegaskan bahwa fasilitas nuklirnya tidak digunakan untuk mengembangkan senjata. Rusia selaku negara mitra juga mendukung Teheran menggunakan energi nuklir untuk tujuan damai. Namun, AS dan Barat menuduh Iran diam-diam membuat senjata pemusnah massal. Pada 2025, AS sempat menyerang fasilitas nuklir Iran saat perang 12 hari Israel-Iran. Namun, serangan itu tidak menargetkan Bushehr yang banyak pekerja Rusia di dalamnya. Likhachev memperingatkan pada saat itu bahwa serangan terhadap Bushehr dapat berakibat fatal. Ia menyinggung bencana nuklir yang melanda Chernobyl pada 1986. (Tribun-Video.com) Artikel ini telah tayang di Anadolu Agency dengan judul, Kepala Rosatom mengatakan Rusia akan siap mengevakuasi stafnya dari pabrik Bushehr di Iran 'jika perlu'. https://www.aa.com.tr/en/europe/rosat... Program: Tribunnews Update Host: Agung Tri Laksono Editor Video: Ni'amu Shoim Assari Alfani Uploader: Panji Anggoro Putro