У нас вы можете посмотреть бесплатно 𝗗𝗔𝗡𝗔 𝗧𝗨𝗥𝗨𝗡 𝗦𝗔𝗪𝗔𝗛 𝗗𝗜𝗕𝗔𝗡𝗚𝗨𝗡 или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat akhir tahun lalu memang menghantam keras sektor pertanian kita. Ribuan hektar sawah rusak, irigasi jebol, dan alat kerja petani hilang terbawa arus. Tapi, urusan mengayomi masyarakat tidak boleh berhenti karena bencana. Presiden Prabowo langsung ambil tindakan cepat lewat Kementerian Pertanian dengan menggelontorkan dana 1,5 triliun rupiah untuk pemulihan total. Dana besar ini dibagi-bagi secara rinci agar tepat sasaran. Ada porsi ratusan miliar khusus untuk rehabilitasi lahan dan irigasi yang babak belur. Sisanya dipakai untuk pengadaan benih tanaman pangan, perbaikan kebun, hingga beli alat mesin pertanian dan pupuk. Pemerintah pastikan amunisi petani lengkap lagi supaya bisa segera turun ke sawah. Satu hal yang menarik dan cerdas dari skema ini adalah sistem padat karya. Perbaikan sawah dan irigasi yang rusak tidak diserahkan ke kontraktor asing atau orang luar, melainkan dikerjakan langsung oleh para petani pemilik lahan tersebut. Jadi, petani memperbaiki asetnya sendiri, tapi tenaganya dibayar tunai oleh pemerintah. Saat petani tidak bisa panen karena lahannya rusak, mereka tetap punya pemasukan harian dari upah memperbaiki sawah mereka sendiri. Ekonomi desa tetap berputar, dan mental petani bangkit karena merasa dilibatkan langsung dalam pemulihan tanah kelahirannya.