У нас вы можете посмотреть бесплатно Kecelakaan Fatal di Pelabuhan Semayang, ABK Tewas Terjepit di Pintu Kapal или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
#tribuntimur #tribunviral #abkmadani #nusantara #ekskavatör Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru TRIBUN-TIMUR.COM - Kecelakaan kerja terjadi di Kapal Madani Nusantara menewaskan Anak Buah Kapal (ABK) Dony Wiranata setelah terjepit ekskavator di area pintu ramdoor pada Rabu (28/1/2026) malam di Pelabuhan Semayang, Kota Balikpapan. Kapolresta Balikpapan, Kombes Pol Jerrold HY Kumontoy, mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada Rabu, 28 Januari 2025, sekitar pukul 21.55 Wita. “Benar telah terjadi kecelakaan di KM Madani Nusantara saat proses menaikkan mobil dan barang untuk diloading ke kapal. Saat itu salah satu ekskavator akan dinaikkan, dan terjadi kecelakaan yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia,” ujar Kombes Pol Jerrold kepada tribunkaltim.co, Kamis (29/1/2026). Menurut keterangan saksi, ekskavator akan masuk ke kapal, korban yang berada di posisi berbahaya kemudian terjepit di antara ekskavator dan bagian sisi kapal tepatnya di pintu ramdoor. Potongan tubuh tergeletak sejauh 3 meter dari arah kapal. Pantauan Tribun Kaltim terdapat beberapa helai rambut tertempel di bagian kiri ekskavator tersebut. Posisi korban berada di titik buta (blind spot) atau area sempit saat ekskavator melakukan manuver (perpindah tempat) menjadi faktor utama kecelakaan. Tekanan dari bobot alat berat pada area ramdoor yang berat mengakibatkan luka fatal sehingga korban kehilangan nyawa di tempat kejadian. Pasca kejadian, aparat kepolisian langsung bergerak cepat. Satreskrim Polresta Balikpapan bekerja sama dengan Polsek Kawasan Pelabuhan Semayang melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta penyelidikan awal. “Langkah-langkah yang sudah diambil yakni melakukan olah TKP dan pemeriksaan saksi-saksi. Sejauh ini sudah ada lima orang saksi yang kami periksa,” ungkapnya. Setelah evakuasi, korban dibawa ke Rumah Sakit Bayangkara untuk dilakukan autopsi. Terdapat lima saksi yang diperiksa di Polsek Pelabuhan Semayang terdiri dari operator ekskavator, tiga kru kapal, dan satu orang dari pihak kapal. Hingga kini, pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan lanjutan untuk memastikan unsur kelalaian, prosedur keselamatan kerja, serta pihak yang bertanggung jawab dalam insiden tersebut. Narator: Rasni Gani Supporting: Fitra Nur Suci (Mahasiswi Magang UINAM) Reporter: Dwi Ardianto Editor: Nurul Muhlisa (Mhs Magang UINAM)/Sanovra J.R (TRIBUN-TIMUR.COM) Update info terkini via http://tribun-timur.com/ YouTube business inquiries: 081144407111