У нас вы можете посмотреть бесплатно Percayalah Kepada Tuhan... || Amsal 3:5-6 || Renungan Harian - Senin, 16 Pebruari 2026 или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
RENUNGAN HARIAN Senin, 16 Pebruari 2026 – Amsal 3:5-6 “Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri. Akuilah Dia dalam segala lakumu, maka Ia akan meluruskan jalanmu.” “Marhaposan tu Jahowa ma ho sian nasa roham, jala unang marpangunsandean ho tu pingkiranmu sandiri. Sai Ibana ma tanda di nasa dalanmu, asa Ibana patigor angka dalanmu.” TUHAN MENANTIKAN PERANMU Sahabatku yang dikasihi Tuhan Allah! Zaman yang maju saat ini tentu akan diwarnai dengan dominasi logika berpikir, segala sesuatu akan berorientasi pada pikiran sendiri cenderung bersandar pada perhitungan manusia semata. Segala sesuatu harus masuk akal, terukur, dan aman menurut standar pribadi. Tanpa sadar, akhirnya hati manusia menjadi penentu utama atas semua hal yang berkaitan dengan hidupnya, bukan lagi Tuhan. Cara hidup seperti ini sering tampak benar, namun sangat rentan membawa pada kebingungan dan arah yang keliru. Nas hari ini menyegarkan serta mengajak kembali pada sebuah nilai iman dalam menjalani hidup. Dalam dunia tidak semua hal bahkan sangat sedikit hal yang dapat dipertimbangkan, diukur dan dilakukan hanya dengan pertimbangan logika. Justru lebih banyak hal yang di luarnya. Itulah sebabnya kita diajak untuk mempercayai atau meyakini Tuhan. Saat Tuhan diakui dalam segala aspek hidup, maka hal-hal yang terjadi di luar logika akan dapat kita terima dan pahami. Hidup beriman bukan tentang mengerti segalanya, melainkan tentang mempercayakan segalanya kepada Tuhan yang setia memimpin langkah demi Langkah hidup kita. Maka Amsal mengajak kita percaya dengan "Segenap Hati." Percaya dengan segenap hati adalah sebuah tindakan yang didasarkan pada kecerdasan spiritual. Iman itu akan mengendalikan kita untuk berpikir dan bertindak. Secara konkritnya dalam Amsal ini percaya kepada Tuhan dengan segenap hati berarti mengakui Dia dalam sagala laku dengan cara: • Menempatkan Tuhan sebagai sumber kebenaran tertinggi dan satu-satunya • Berserah, taat, dan berharap kepada Allah melampaui kemampuan logika • Mencari makna dan kehendak Tuhan dalam setiap keputusan hidup Prinsip hidup seperti ini akan menghindarkan kita pada bahaya bersandar pada "Pengertian Sendiri" karena pikiran manusia itu sangat terbatas. Ibarat melihat sebuah benda, kita hanya bisa melihat satu sisi saja, sisi yang ada di depan mata, tetapi percaya kepada Tuhan akan membuat kita berhikmat memahami sisi lain yang tidak dapat kita lihat. Ada janji Tuhan yang sangat indah ketika kita mempercayakan hidup kita sepenuhnya kepadaNya. Janji itu adalah "Ia akan meluruskan jalanmu" Dalam kasih dan kuasaNya Tuhan akan memberikan kita kekuatan menyingkirkan rintangan dan memberikan hikmat untuk memastikan apa yang harus kita lakukan. Amin! Selamat Beraktivitas! Tuhan Memberkati.