У нас вы можете посмотреть бесплатно Pernah Ngerasa "Nyambung" tapi "Nggak Nyambung" pas Ngobrol? Yuk, Kenali Komunikasi Lintas Budaya! или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Halo, Sobat Budaya! Pernah nggak sih kamu ngerasa bingung pas ngobrol sama teman yang beda daerah atau beda negara? Padahal bahasanya mungkin sama, tapi kok rasanya ada yang "miss"?. Ternyata, komunikasi itu bukan cuma soal kata-kata yang keluar dari mulut, tapi soal membawa latar belakang budaya kita masing-masing ke dalam percakapan. Di video kali ini, kita bakal bedah tuntas kenapa interaksi beda budaya itu menantang tapi seru, lewat sudut pandang ilmiah yang ringan: • Hambatan "Tak Kasat Mata": Kita sering tanpa sadar terjebak dalam etnosentrisme (nganggap budaya sendiri yang paling bener) atau stereotip (ngecap orang berdasarkan kelompoknya). Hal-hal ini sering jadi tembok besar buat kita saling paham. • Budaya Konteks Tinggi: Indonesia itu termasuk negara High-Context Culture. Artinya, "iya" nggak selalu berarti setuju, dan banyak makna yang justru tersimpan di balik ekspresi wajah atau nada bicara, bukan cuma di kata-katanya saja. • Negosiasi Wajah (Face Negotiation): Pas kita ngobrol, sebenarnya kita lagi jaga "muka" atau citra diri kita di mata orang lain. Strategi kita bakal beda, tergantung apakah kita orang yang individualis atau lebih mentingin keharmonisan kelompok (kolektivis). • Kecerdasan Budaya (CQ): Biar nggak gampang culture shock, kita butuh yang namanya Cultural Intelligence atau CQ. Ini adalah skill buat adaptasi secara efektif di lingkungan yang penuh perbedaan. Penasaran gimana caranya biar kita bisa lebih asyik dan nggak salah paham pas ngobrol lintas budaya? Simak videonya sampai habis ya! Jangan lupa like, comment, dan subscribe untuk info menarik lainnya seputar dunia komunikasi. Sumber Referensi : Dianto, I. (2019). Hambatan Komunikasi Antar Budaya: Menarik Diri, Prasangka Sosial dan Etnosentrisme. Hikmah, 13(2), 185-204. https://doi.org/10.24952/hik.v13i2.1847 Kartono, R. (2025, Desember 2). Cultural Intelligence: Keterampilan dalam Psikologi Sosial yang Diperlukan di Era Global. Binus University. https://psychology.binus.ac.id/2025/1... Maesurah, S. (2025). Lintas Budaya: Dinamika dan Tantangan Komunikasi Global. PT Media Penerbit Indonesia. Meli. (2013). Budaya Konteks Tinggi: Studi Kasus Budaya Indonesia dan China. Semantik: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 2(1), 129-144. Muslim, A. A. (2018). Face Negotiation Dalam Komunikasi Antar Budaya (Studi Terhadap Upaya Dewan Santri Pondok Pesantren Sunni Darussalam, Sleman, Yogyakarta) [Skripsi, UIN Sunan Kalijaga]. Repositori Institusi UIN Sunan Kalijaga. Ramadhan, R. H., & Suryandari, N. (2025). Analisis Hambatan Komunikasi Dalam Perspektif Komunikasi Lintas Budaya (Studi Kasus Mahasiswa Dalam Organisasi di Universitas Trunojoyo Madura). Jurnal Media Akademik (JMA), 3(6). Wijaya, A., & Gischa, S. (2023, November 9). Pengertian dan Perbedaan Komunikasi Konteks Tinggi dan Rendah. Kompas.com. https://www.kompas.com/skola/read/202...