У нас вы можете посмотреть бесплатно Dulu Kirim Guru, Kini Kirim Buruh: Mengapa Malaysia Tak Bisa Maju Tanpa Indonesia? или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Kenapa hubungan Indonesia dan Malaysia selalu memanas? Apakah benar kemajuan ekonomi Malaysia murni hasil kerja keras mereka sendiri? Video ini akan membongkar fakta sejarah dan data ekonomi yang jarang dibahas: bahwa Indonesia adalah tulang punggung pembangunan Malaysia sejak era Konfrontasi 1966. Banyak yang tidak tahu bahwa pada tahun 1967, Malaysia mengalami krisis tenaga pengajar. Melalui perjanjian bilateral, gelombang guru dan dosen Indonesia dikirim untuk membangun sistem pendidikan dan kurikulum di universitas ternama seperti Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM). Bahkan, akademisi dari ITB (Institut Teknologi Bandung) turut merancang fondasi teknik mereka. Namun, memasuki dekade 90-an hingga sekarang, peran itu bergeser. Indonesia tak lagi mengirim "otak", melainkan "otot". Dari industri kelapa sawit Malaysia hingga sektor konstruksi, jutaan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) menjadi penggerak utama PDB mereka. Tanpa suplai pekerja dari Indonesia, stabilitas ekonomi Jiran terancam lumpuh. Apa yang akan Anda pelajari di video ini? Sejarah pengiriman guru Indonesia ke Malaysia tahun 1960-an. Peran intelektual Indonesia dalam pembangunan pendidikan Malaysia. Analisis data World Bank tentang ketergantungan industri Malaysia pada pekerja migran. Mengapa posisi tawar Indonesia seharusnya lebih tinggi secara diplomatik. Tonton video ini sampai habis untuk melihat perspektif baru dalam hubungan Indomaya yang lebih dari sekadar klaim budaya atau sengketa perbatasan. #sejarahmalaysia #hubunganindonesiadanmalaysia #malaysia #indonesia