У нас вы можете посмотреть бесплатно JADI TUKANG SAPU DI RUMAH BUNIAN SAAT AYAHNYA SEDANG SAKIT DI UPAH DENGAN DAUN KERING или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Rahman hidup bersama ayahnya di sebuah rumah kayu tua yang berdiri sendirian di tepi desa. Rumah itu sudah ada sejak Rahman kecil, dindingnya mulai lapuk, lantainya berderit setiap kali diinjak. Mereka hidup sederhana. Rahman bekerja serabutan, sementara ayahnya yang sudah tua hanya menghabiskan hari dengan duduk di beranda, memandangi hutan yang membentang tidak jauh dari rumah mereka. Hutan itu bukan hutan biasa. Sejak dulu, warga desa menyebutnya hutan larangan. Tidak ada yang berani masuk terlalu dalam, terutama setelah matahari terbenam. Banyak cerita beredar tentang orang yang masuk dan tidak pernah kembali, atau kembali dengan sikap yang berubah, seolah jiwanya tertinggal di dalam hutan. Rahman tidak pernah benar-benar mempercayai cerita itu, meskipun ia tetap menjaga jarak. Sampai ayahnya jatuh sakit. Awalnya hanya demam biasa. Ayah Rahman mengeluh pusing dan badannya terasa dingin meski matahari sedang terik. Rahman mengira itu kelelahan karena usia. Ia membuatkan air hangat dan membiarkan ayahnya beristirahat. Namun malamnya, kondisi ayahnya memburuk. Tubuh ayahnya menggigil hebat, napasnya terengah-engah, dan matanya terbuka lebar tanpa berkedip. Ketika Rahman memanggil, tidak ada jawaban. Hanya terdengar suara napas kasar seperti orang yang sedang menahan rasa sakit luar biasa. Rahman panik. Ia memanggil tetangga terdekat, lalu membawa ayahnya ke tabib desa. Tabib itu seorang pria tua yang dikenal berpengalaman. Namun begitu melihat kondisi ayah Rahman, wajahnya berubah pucat. Ia memeriksa denyut nadi, menempelkan telinga ke dada, lalu menarik tangannya dengan cepat. “Ini bukan sakit biasa,” katanya pelan. Rahman mendesak agar ayahnya diobati apa pun caranya. Tabib itu akhirnya memberikan ramuan, tetapi sebelum Rahman pergi, ia berpesan dengan nada yang membuat dada Rahman terasa sesak. “Kalau malam nanti kau mendengar suara dari arah hutan, jangan kau jawab.” Rahman ingin bertanya, tetapi tabib itu sudah berpaling. Malam datang dengan cepat. Angin bertiup dingin meski bukan musim hujan. Rahman duduk di samping ayahnya yang terbaring lemah. Napas ayahnya semakin pelan, seolah bisa berhenti kapan saja. Terimakasih sudah menonton video ini, Bagi Kalian Yang Suka Dengan Cerita Inspiratif Beserta Pesan Moral Ini Jangan Lupa Dukung Dengan Cara Like, Coment, Share Dan Subscribe Supaya Bisa Terus Mengikuti Video Selanjutnya.. Terima kasih Tag : #horor #misteri #hantu #mistis #penampakan #hororindonesia #ghost #seram #horror #setan #kuntilanak #dunialain #pocong #ceritahoror #viral #mitos #serem #ceritahantu #penampakanhantu #dagelan #creepy #mistisdunia #ceritaseram #film #videohoror #ceritamisteri #filmhoror #filmindonesia #malamjumat #scary #merinding #videohantu #santet #angker #indonesia #serembanget #indonesiapunyacerita #mitosdunia #thriller #disekitarkita #misteridunia #infoviral #genderuwo #makhlukhalus #misterindonesia #tuyul #kesurupan #hororstory #ceritamistis #fakta #horrorchannel #ujinyali #komik #gaib #jurnalrisa #kisahnyata #youtube #videoseram #kuntilanak #ceritahoror #ceritamisterihoror #certamisteri #horor #mistis #ceritamistis