У нас вы можете посмотреть бесплатно Banjir Karawang Telan Korban Jiwa или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
TELUKJAMBE BARAT, AYOKARAWANG.COM - Banjir di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, menelan korban jiwa. Seorang warga dilaporkan meninggal dunia saat banjir masih merendam ratusan rumah di Desa Kalangligar, Kecamatan Telukjambe Barat. Korban diduga terpleset dan masuk ke saluran irigasi di tengah genangan banjir yang hingga kini belum sepenuhnya surut. Korban diketahui bernama Adi, 29 tahun, warga Desa Kalangligar, Kecamatan Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang. Korban diketahui memiliki riwayat keterbatasan intelektual dan diduga terpleset lalu jatuh ke saluran irigasi saat banjir masih merendam permukiman warga serta akses jalan lingkungan. Sebelum ditemukan meninggal dunia, korban sempat dilaporkan hilang oleh orang tuanya kepada petugas BPBD Kabupaten Karawang. Berdasarkan keterangan warga sekitar, korban diduga lepas dari pengawasan keluarga dan berjalan menuju lokasi yang sebelumnya dijadikan tempat pengungsian, yakni sebuah masjid di wilayah Desa Kalangligar. Namun saat itu, masjid tersebut sudah tidak lagi difungsikan sebagai lokasi pengungsian, sementara ketinggian air di sekitar lokasi dilaporkan mencapai dua hingga tiga meter. Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas BPBD Karawang bersama tim Polairud, warga setempat, serta unsur terkait lainnya langsung melakukan upaya pencarian. Pencarian dilakukan dengan menggunakan perahu karet, menyusuri permukiman warga yang masih terendam banjir, termasuk saluran air dan irigasi yang memiliki arus cukup deras. Setelah beberapa jam pencarian dilakukan, korban akhirnya berhasil ditemukan. Namun nahas, saat ditemukan, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia. Jenazah korban selanjutnya dievakuasi oleh petugas dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Peristiwa ini menjadi pengingat akan bahaya banjir yang masih mengancam warga Karawang. Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas di sekitar genangan air dan saluran irigasi yang berpotensi membahayakan keselamatan.***