У нас вы можете посмотреть бесплатно 🔴LIVE : Megahnya Al-Quran Raksasa di Masjid Agung Madaniyah Karanganyar, Ditulis Tangan 1 Tahun или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
TRIBUNSOLO.COM - Kabupaten Karanganyar memiliki Al-Quran raksasa yang kini tersimpan di Masjid Agung Madaniyah Karanganyar. Al-Quran berukuran besar ini menjadi daya tarik sekaligus simbol spiritual bagi umat Islam yang beribadah di masjid tersebut. Lalu, bagaimana awal mula Al-Quran raksasa itu bisa berada di Masjid Agung Madaniyah Karanganyar? Dibuat Selama 1 Tahun Kalender Hijriyah Salah seorang takmir Masjid Agung Madaniyah Karanganyar, Sudaryono, menjelaskan bahwa Al-Quran raksasa tersebut dibuat oleh Pondok Pesantren Shafiinatunnaja bersama Universitas Sains Al-Quran (UNSIQ) Wonosobo. Proses pembuatannya dimulai pada 1 Ramadan 1443 H atau 3 April 2022 dan selesai tepat 1 Ramadan 1444 H atau 23 Maret 2023. "Pengerjaan ini dilakukan selama 1 tahun kalender Hijriyah," kata Sudaryono, Selasa (24/2/2026). Ukuran Mencapai 2 Meter Saat Dibentangkan Sudaryono mengungkapkan, ukuran Al-Quran raksasa tersebut sekitar 1,5 meter x 1 meter. Saat dibentangkan, lebarnya bisa mencapai 2 meter. Keistimewaan lainnya, seluruh ayat dalam Al-Quran raksasa itu ditulis dengan tangan. Baca juga: Alasan di Balik Pemindahan Al-Qur’an Raksasa Masjid Agung Madaniyah Karanganyar ke Ruang Pustaka Penulisan manual tersebut menunjukkan dedikasi dan ketelitian tinggi dalam setiap huruf yang tertuang di dalamnya. Menurutnya, Al-Quran raksasa ini tidak hanya menghadirkan keindahan fisik yang memukau, tetapi juga membawa pesan mendalam bagi umat Islam. "Keberadaan Alq -Qur'an raksasa ini di Masjid Agung Madaniyah menjadi simbol penyelamatan dan harapan. memperkuat ikatan spiritual komunitas Muslim yang beribadah di sini," kata dia. (*) SUMBER: https://solo.tribunnews.com/solo-raya...