У нас вы можете посмотреть бесплатно Datang Namun Tidak Diundang | Ustadz Ristiyan Ragil или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
DATANG NAMUN TIDAK DIUNDANG Ustadz Ristiyan Ragil حَفِظَهُ الله تعالى 🗓️ Jumat, 26 September 2025 🏢 Studio ANB Channel, Krajan, Yogyakarta بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم Melanjutkan pembahasan Kitabul Adab, Ucapan Tamu Jika Ia Diikuti Seseorang Yang Tidak Diundang Hendaklah ia mengucapkan perkataan serupa dengan apa yang diucapkan oleh Rasulullah ﷺ عَنْ أَبِي مَسْعُودٍ الْأَنْصَارِيِّ قَالَ كَانَ مِنْ الْأَنْصَارِ رَجُلٌ يُقَالُ لَهُ أَبُو شُعَيْبٍ وَكَانَ لَهُ غُلَامٌ لَحَّامٌ فَقَالَ اصْنَعْ لِي طَعَامًا أَدْعُو رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَامِسَ خَمْسَةٍ فَدَعَا رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَامِسَ خَمْسَةٍ فَتَبِعَهُمْ رَجُلٌ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّكَ دَعَوْتَنَا خَامِسَ خَمْسَةٍ وَهَذَا رَجُلٌ قَدْ تَبِعَنَا فَإِنْ شِئْتَ أَذِنْتَ لَهُ وَإِنْ شِئْتَ تَرَكْتَهُ قَالَ بَلْ أَذِنْتُ لَهُ (رواه البخاري) dari Abu Mas'ud Al Anshari ia berkata; "Ada seorang laki-laki yang bernama Abu Syu'aib dari kalangan Anshar, ia mempunyai seorang budak yang pandai memasak daging, ia lalu berkata kepada budaknya; 'Buatlah makanan dengan lima porsi, aku ingin mengundang Rasulullah ﷺ' Ia lalu mengundang Rasulullah ﷺ dengan sejumlah lima porsi tersebut. Lalu ada seorang laki-laki yang mengikuti beliau, maka Nabi ﷺ pun bersabda: 'Engkau mengundang kami dengan lima porsi, padahal ini ada seorang laki-laki (lain) yang ingin ikut. Sekarang terserah kamu, memberi izin atau tidak.' Abu Syu'aib menjawab; 'Aku memberinya izin.' (HR.Al-Bukhari (no.5014), Muslim (no.2036) dan at-Tirmidzi (no.1099)). Ketika ikut dalam suatu undangan padahal tidak diundang, maka pengundang berhak memilih apakah menghalangi atau tidak, jika masuk tanpa izin pengundang boleh mengusirnya. Nabi ﷺ tidak menolak untuk diikuti masih ada kemungkinan tuan rumah mengizinkan untuk masuk. Tidak sepatutnya berlebih-lebihan dalam menjamu tamu hingga melampaui batasan yang bisa diterima oleh akal sehat. Karena, berlebihan dengan membebani diri secara umum adalah sesuatu yang terlarang. Diriwayatkan dari Anas, ia berkata : عَنْ أَنَسٍ قَالَ كُنَّا عِنْدَ عُمَرَ فَقَالَ نُهِينَا عَنْ التَّكَلُّفِ (رواه البخاري) dari Anas berkata, "Pernah kami di sisi Umar dan beliau berkata, "Kami dilarang mengada-ada." (HR.Al-Bukhari (no.6749),dan hadits tersebut memiliki hukum marfu’ karena perkataan shahabat : Kami telah dilarang. Akan tetapi tidak ada batasan yang bisa dijadikan patokan untuk perkataan kami ini; dalam hal membebani diri atau tidak. Namun, yang dijadikan patokan adalah kebiasaan. Apabila kebiasaan (adat) suatu kaum telah menganggap suatu perkara sebagai hal yang berlebihan dan memandangnya telah membebani diri yang berlebihan, maka hal ini tergolong pembebanan diri yang berlebihan, dan jika tidak maka hal ini pun tidak tergolong ke dalamnya. Dan, makanan yang dibuat untuk para tamu haruslah sesuai dengan keinginan tanpa berlebih-lebihan dan tidak juga kekurangan. Karena, sebaik-baik perkara adalah yang berada di pertengahan. Diriwayatkan dari Jabir bin Abdillah. Ia berkata : عَنْ جَابِرَ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ يَقُولُا سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ طَعَامُ الْوَاحِدِ يَكْفِي الِاثْنَيْنِ وَطَعَامُ الِاثْنَيْنِ يَكْفِي الْأَرْبَعَةَ وَطَعَامُ الْأَرْبَعَةِ يَكْفِي الثَّمَانِيَةَ (رواه مسلم) dari Jabir bin 'Abdullah berkata; "Aku mendengar Rasulullah ﷺ bersabda: "Makanan untuk seorang cukup untuk dua orang, makanan dua orang cukup untuk empat orang, dan makanan empat orang cukup untuk delapan orang." (HR.Muslim (no.3836), Ahmad (no.13810), at-Tirmidzi (no.1820), Ibnu Majah (no.3254), dan ad-Darimi (no.2044)). wallahu'alam Youtube : • Datang Namun Tidak Diundang | Ustadz Risti... Facebook : / ustadzamminurbaits #ada #akhlak #tamu #undangan