У нас вы можете посмотреть бесплатно Daftar Pangkalan Militer AS yang Berpotensi Jadi Target Iran jika Perang Pecah, Qatar Paling Dekat или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Baca Selengkapnya di https://video.tribunnews.com/news/907... Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru TRIBUN-VIDEO.COM - Keberadaan pangkalan militer Amerika Serikat (AS) di Timur Tengah menjadi sorotan di tengah meningkatnya ketegangan dengan Iran. Pasalnya, Teheran pernah mengancam akan menargetkan pangkalan tersebut jika AS menyerang terlebih dahulu. Dikutip dari Al Jazeera pada Jumat (30/1/2026), AS memiliki 19 pangkalan militer di Timur Tengah. Dari jumlah tersebut, hanya delapan yang berstatus permanen. Pangkalan permanen itu berlokasi di Bahrain, Mesir, Irak, dan Yordania. Kemudian Kuwait, Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab. Pangkalan militer Al Udeid di Qatar menjadi yang paling terkenal sekaligus terbesar. Pasalnya, ada sekitar 10 ribu personel yang ditugaskan di sana. Pangkalan Al Udeid juga pernah menjadi target pembalasan Iran saat perang 12 hari pada 2025. Sementara itu, pengerahan tentara AS pertama di Timur Tengah terjadi pada Juli 1958 ketika pasukan tempur dikirim ke Beirut. Pada puncaknya, hampir 15.000 marinir dan tentara Angkatan Darat berada di Lebanon. Saat ini, jumlah pasukan AS di Timur Tengah diperkirakan mencapai 40 ribu hingga 50 ribu personel. Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengklaim, mereka kini berada dalam jangkauan rudal Iran. Hal itu dijadikan pembenaran bagi AS untuk mengerahkan kapal induk USS Abraham Lincoln. Menurut Rubio, Israel dan negara mitra membutuhkan pasukan AS untuk mencegah potensi serangan Iran. "Peningkatan kekuatan militer itu bertujuan untuk melindungi rakyat kita dari apa yang bisa menjadi ancaman Iran," ujar Rubio, dikutip dari Anadolu Agency pada Jumat (30/1/2026). (Tribun-Video.com) Program: Tribunnews Update Host: Agung Tri Laksono Editor Video: Mellinia Pranandari Uploader: Panji Anggoro Putro