У нас вы можете посмотреть бесплатно Pendakian Gunung Wilis via Botoputih, Surga Tersembunyi yang Kini Menyapa Pendaki Trenggalek - bioz или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
www.bioztv.id - Di balik hijaunya Kecamatan Bendungan, Trenggalek, sebuah rahasia alam dulunya tersimpan rapat. Gunung Wilis, yang menjulang gagah, kini membuka sisi lain pesonanya melalui jalur pendakian Botoputih. Dulu sunyi, kini jalur ini adalah buah dari semangat gotong royong, siap menyambut siapa saja yang merindukan sentuhan alam. Bayangkan langkah kaki pertama di jalur ini. Bukan sekadar tanah dan bebatuan, tapi jejak kebersamaan warga dan Komunitas Prajurit Rimba Trenggalek. Berbulan-bulan lamanya, tangan-tangan mereka membuka jalan setapak menuju ketinggian 1.520 meter di atas permukaan laut. Sebuah dedikasi untuk berbagi keindahan yang selama ini hanya mereka nikmati. Perjalanan mendaki Botoputih adalah sebuah simfoni alam yang menenangkan. Gemericik air sungai kecil seolah menyapa setiap pendaki. Hutan pinus berdiri tegak bagai penjaga setia, menciptakan keteduhan yang menyejukkan. Sesekali, hamparan kebun warga hadir sebagai oase hijau, memberikan warna tersendiri dalam pendakian. Jalur yang terbagi dalam lima pos ini ramah bagi pendaki pemula, dengan perkiraan waktu tempuh sekitar empat jam. Sebuah kesempatan emas untuk merasakan hangatnya pelukan gunung tanpa harus bergumul dengan medan yang terlalu berat. "Saya sangat bahagia dengan dibukanya jalur baru ini. Gunung Wilis via Botoputih punya potensi luar biasa. Lebih dari itu, ini adalah pintu rezeki bagi masyarakat sekitar," ungkap Sunyoto, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Trenggalek, dengan mata berbinar saat ditemui di lokasi. Bagi Sunyoto, Botoputih bukan sekadar menawarkan panorama yang memanjakan mata. Di dalamnya tersimpan kekayaan hayati yang luar biasa. Saat mendaki sendiri, ia terpesona oleh beragam tanaman liar yang berkhasiat obat dan kicauan burung-burung hutan yang langka. Bahkan, jejak-jejak budaya masa lalu masih terasa kuat di beberapa sudut jalur. "Ada banyak sekali tanaman obat yang mungkin belum kita kenal, suara burung yang khas pegunungan, dan beberapa peninggalan budaya masyarakat dulu. Ini yang membuat tempat ini istimewa, punya nilai lebih dari sekadar pemandangan," imbuhnya dengan penuh semangat. Namun, keindahan ini juga membawa tanggung jawab. Sunyoto mengingatkan setiap pendaki untuk menjaga kelestarian alam Botoputih. Sampah sekecil apapun bisa merusak harmoni yang telah terjaga. "Gunung Wilis via Botoputih ini bukan hanya tempat untuk mendaki. Ini adalah simbol dari semangat kebersamaan dan kebangkitan ekonomi masyarakat lokal," jelas Sunyoto. Di balik pesona alamnya, Botoputih kini menjadi harapan baru bagi perekonomian warga sekitar. Geliat wisata alam mulai memberikan secercah harapan untuk kehidupan yang lebih baik. "Jika kita semua bisa menjaganya dengan baik, saya yakin tempat ini akan menjadi permata wisata andalan di Trenggalek," tegasnya dengan nada penuh harap. Kini, kabar tentang surga tersembunyi ini telah menyebar luas. Para pendaki dari berbagai penjuru mulai berdatangan, penasaran dengan cerita dan keindahan yang ditawarkan Botoputih. Mereka merasakan sendiri sensasi berjalan di bawah naungan hutan pinus, menghirup udara segar pegunungan yang membebaskan, dan menyaksikan lukisan alam yang terbentang luas dari ketinggian. Gunung Wilis via Botoputih bukan sekadar destinasi wisata. Lebih dari itu, ia adalah ruang pelarian yang menawarkan ketenangan jiwa, dan keindahan yang memukau. Dan lokasi ini ada pelajaran berharga tentang bagaimana manusia dan alam dapat hidup berdampingan secara harmonis. Sebuah surga kecil yang dulunya tersembunyi, kini dengan ramah menyambut setiap jiwa yang mencari kedamaian di tengah keagungan alam.(CIA) #JalurPendakian #GunungWilis #JalurBaru