У нас вы можете посмотреть бесплатно PEDAS❗Begini Respon Rocky Gerung Soal Pidato Jokowi di Rakernas PSI 2026 или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
"Negara adalah saya, dan partai adalah milik keluarga saya." Pernyataan Presiden Jokowi dalam Rakernas PSI 2026 yang menyatakan siap bekerja "mati-matian" hingga ke 38 provinsi dan pelosok kecamatan memicu gelombang kritik tajam. Apakah ini bentuk dukungan politik biasa, atau sebuah sinyal jelas mengenai mobilisasi instrumen kekuasaan demi memuluskan jalan sang anak? Dalam video ini, kita membedah fenomena tersebut menggunakan perspektif akal sehat ala Rocky Gerung. Kita akan melihat bagaimana sebuah partai yang awalnya menjanjikan "DNA Baru" kini dinilai telah bermutasi menjadi "kendaraan logistik" dan "Unit Pelaksana Teknis" kepentingan keluarga. Poin Bahasan Utama: Ambisi yang Melampaui Konstitusi: Mengapa seorang Presiden aktif rela turun kasta menjadi juru kampanye tingkat kecamatan? Hostile Takeover Politik: Benarkah PSI telah diperalat sebagai sekoci darurat bagi dinasti Solo? Matinya Nalar Politik Anak Muda: Kritik terhadap militansi buta yang mengabaikan etika publik. Legacy vs Dinasti: Di akhir masa jabatan, mana yang lebih diprioritaskan: Warga atau Keluarga? Simak analisis selengkapnya dan mari kita uji kembali: Apakah kita masih memiliki akal sehat dalam melihat akrobat politik hari ini? Sampaikan opini Anda di kolom komentar! Apakah pernyataan Jokowi ini wajar dalam politik, atau justru mencederai netralitas sebagai kepala negara? 📌 Jangan lupa untuk: ✅ LIKE jika Anda mendukung diskusi akal sehat. ✅ COMMENT untuk berbagi sudut pandang. ✅ SUBSCRIBE dan nyalakan loncengnya agar tidak tertinggal analisis tajam lainnya! #rockygerung #jokowi #psi #politikindonesia #akalsehat #dinastipolitik #kritikpedas #demokrasiindonesia #rakernaspsi #politikdinasti #kaesang #anakmuda #analisispolitik #indonesia2026 #prabowo #gibran