У нас вы можете посмотреть бесплатно BERSAKSI DI SIDANG, DOKTER TIFA PASTIKAN FOTO DI IJAZAH BUKAN JOKOWI: PERBEDAANYA 92,37 PERSEN или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Peneliti dan penulis Tifauzia Tyassuma atau dokter Tifa memastikan foto yang tertera dalam ijazah bukan milik Joko Widodo. Kesimpulan itu ia sampaikan saat bersaksi dalam sidang gugatan ijazah melalui mekanisme citizen lawsuit (CLS) di Pengadilan Negeri Kota Solo, Selasa (24/2/2026). “Artinya, berdasarkan perhitungan matematika model, probabilitasnya itu cuma 7 persen. Artinya foto itu memang betul-betul bukan foto Jokowi,” kata Tifa di hadapan majelis hakim. Ia mengklaim perbedaan antara foto ijazah dan foto Joko Widodo mencapai 92,37 persen setelah dilakukan pengujian. Dalam persidangan, Tifa menjelaskan perbandingan dilakukan antara foto pada ijazah yang telah melalui proses peningkatan kualitas (enhancement) dengan tingkat akurasi 93 persen dan foto Joko Widodo saat menjabat sebagai presiden. “Nah, ini ketika saya melakukan pengujian dari foto ijazah Jokowi dengan foto Jokowi Presiden dan kemudian ada koreksi usia, maka hasilnya jauh lebih berbeda lagi,” ujarnya. Ia menyebut menggunakan pendekatan berbasis struktur anatomi wajah yang dinilai tidak berubah seiring bertambahnya usia, kecuali terjadi kecelakaan berat atau operasi yang mengubah morfologi tulang. “Ada beberapa titik artefak pada wajah seseorang yang tidak akan berubah sampai akhir hayat karena berkaitan dengan struktur anatomi tulang,” ujar Tifa. Menurut dia, pengukuran dilakukan dengan membagi wajah dalam tiga dimensi—atas, tengah, dan bawah—serta sisi samping. Salah satu parameter utama yang digunakan adalah interocular distance atau jarak antar pupil mata. Selain itu, diukur pula lebar hidung pada bagian tulang dan cuping, lebar mulut dalam posisi netral (tidak tersenyum), serta posisi vertikal antara mata, hidung, dan mulut. “Foto yang digunakan harus menghadap ke depan agar bisa dikomparasi. Interocular distance tidak akan berubah sepanjang tidak ada kecelakaan hebat atau operasi yang mengubah struktur tulang,” jelasnya. Data tersebut kemudian dimasukkan ke dalam model matematika berbasis bayesian heuristic untuk memperoleh ukuran jarak dan tingkat kesesuaian antar foto yang dibandingkan. Selain analisis morfologi wajah, Tifa juga memaparkan kajian terkait respons memori. Ia menyebut ingatan riwayat pendidikan tersimpan di hippocampus dan bersifat autobiografis. Dalam analisis terhadap sekitar 52 video yang ditelitinya, Tifa mengklaim menemukan adanya jeda respons (delay) sebesar 40 persen ketika Joko Widodo menjawab pertanyaan terkait riwayat tertentu. “Kalau memori itu benar-benar tersimpan di hippocampus, seharusnya tidak ada delay yang signifikan. Delay 40 persen itu sangat tinggi,” ujarnya Perkara bernomor 211/Pdt.G/2025/PN Skt ini diajukan oleh dua alumnus Universitas Gadjah Mada (UGM), yakni Top Taufan dan Bangun Sutoto. Dalam perkara ini, Jokowi tercatat sebaga Tergugat I. Sementara itu, Rektor UGM Prof. Ova Emilia menjadi Tergugat II, Wakil Rektor UGM Prof. Wening sebagai Tergugat III, serta Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) sebagai Tergugat IV. Majelis hakim dipimpin Achmad Satibi selaku Ketua Majelis, dengan hakim anggota Aris Gunawan dan Lulik Djatikumoro. #prabowo #jokowi #indonesia #kabinetmerahputih #presiden #wakilpresiden #prabowosubianto #gibran #pemakzulangibran #jokowi #ijazah #salinan #kpu #kpudki #bonatuasilalahi #arsipnegara #anri #roysuryo #eggisudjana #damailubis #tersangka #beritaartis #beritaartisterbaruhariinidiindonesia #beritaartishariini #beritaartisindonesia #beritaartisterkiniindonesia #hotseleb #gosip #gosipceria #gosipartisindonesiahariiniyangterbaru #MataLokalMenjangkauIndonesia Simak berita selengkapnya di http://pontianak.tribunnews.com/ Simak Video Viral lainnya https://pontianak.tribunnews.com/topi... Program: - Host: - Editor Video: kia Uploader: - Ikuti saluran Tribun Pontianak di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaLd... Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru Follow us: Instagram: / tribunsingkawangofficial Facebook: / tribunsingkawangupdate Twitter: / tribunpontianak TikTok: / tribunsingkawang Terima Kasih Telah Subscribe, Like, dan comment konten-konten menarik dari Kami.