У нас вы можете посмотреть бесплатно Pentingnya Belajar Ilmu Tauhid - Jauharatut Tauhid EPS 5 или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Catatan Pertemuan Ke-5 I 2 Maret 2021 Kajian Kitab Jauharatut Tauhid bersama Ust. Nur Rohmad, Pemateri Bidang Akidah di Aswaja NU Center PWNU Jawa Timur. Penjelasan Matn Jauharah at-Tauhid (06) قَالَ الْمُؤَلِّفُ رَحِمَهُ اللهُ تَعَالَى: 5- وَبَعْدُ فَالْعِلْمُ بِأَصْلِ الدِّيْنِ # مُحَتَّمٌ يَحْتَاجُ لِلتَّبْيِيْنِ Pengarang kitab –semoga Allah merahmatinya- berkata: Adapun setelah basmalah dan hamdalah, maka mengetahui pondasi agama # adalah diwajibkan, (ilmu ini) membutuhkan penjelasan Penjelasan: Wa ba’du artinya: dan setelahnya. Yang dimaksud adalah setelah pengarang menulis basmalah dan hamdalah. Yang dimaksud ashl ad Din adalah ilmu ushul ad din, yaitu ilmu tentang aqidah Islam yang diperoleh dari dalil-dalil yang pasti dan meyakinkan. Ilmu ushul ad din disebut juga ilmu tauhid dan ilmu kalam. Ilmu ushul ad din adalah ilmu yang paling mulia. o Karena yang dibahas adalah pembahasan yang paling mulia, yaitu tentang mengenal Allah dan beriman kepada-Nya, mengetahui sifat yang wajib, mustahil dan jaiz bagi-Nya, serta mengetahui hal-hal yang berkaitan dengan rukun iman yang lain. Maksud dan tujuan dari ilmu ushul ad Din adalah menjaga aqidah Ahlussunnah wal Jama’ah serta mempertahankannya dari gangguan dan serangan para ahli bid’ah. Hukum mempelajari kadar tertentu dari ilmu ushul ad din (ilmu tauhid) adalah fardlu ain atas setiap mukallaf. Dalil atas hal itu adalah firman Allah ta’ala: فَاعْلَمْ أَنَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ (سورة محمد: 19) Maknanya: “Maka tetaplah dalam pengetahuanmu bahwa tiada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah” (QS Muhammad: 19) Mempelajari dalil-dalil ilmu tauhid secara terperinci adalah fardlu kifayah. Begitu juga memaparkan dalil-dalil bantahan terhadap ahli bid’ah dan menyanggah dalih-dalih yang mereka lontarkan. Ilmu tauhid sebagaimana disiplin ilmu yang lain membutuhkan kepada penjelasan. Penjelasan tentang ilmu tauhid, terutama ilmu tauhid dasar, saat ini sangat dibutuhkan oleh berbagai lapisan masyarakat. Bahkan hal itu termasuk perkara yang paling penting dan paling bermanfaat. Lebih-lebih kita sekarang berada di masa yang penuh dengan propaganda aqidah yang bertentangan dengan aqidah Ahlussunnah wa Jama’ah. Seseorang tidak akan dapat berpegang teguh dengan aqidah yang benar di masa tersebarnya bid’ah aqidah seperti saat ini kecuali dengan mengetahui ilmu tauhid. Penjelasan Matn Jauharah at-Tauhid (07) قَالَ الْمُؤَلِّفُ رَحِمَهُ اللهُ تَعَالَى: 6- لٰكِنْ مِنَ التَّطْوِيْلِ كَلَّتِ الْهِمَمْ # فَصَارَ فِيْهِ الْاِخْتِصَارِ مُلْتَزَمْ 7- وَهٰذِهِ أُرْجُوْزَةٌ لَقَّبْتُهَا # جَوْهَرَةَ التَّوْحِيْدِ قَدْ هَذَّبْتُهَا 8- وَاللهَ أَرْجُوْ فِي الْقَبُوْلِ نَافِعَا # بِهَا مُرِيْدًا فِي الثَّوَابِ طَامِعَا Pengarang kitab –semoga Allah merahmatinya- berkata: Tapi sebab terlalu panjang, motivasi melemah # maka ringkasan dalam ilmu tauhid menjadi pilihan yang harus ditempuh Ini adalah nadhoman dengan bahr rajaz, aku menamainya # Jauharoh at-Tauhid, dan aku telah membersihkannya (dari keterangan yang panjang) Hanya kepada Allah aku berharap ia diterima, bermanfaat # bagi yang ingin mempelajarinya, sambil aku berharap dapat pahala Penjelasan cara baca nadhom: Multazam: asalnya multazaman dengan dibaca nashob karena menjadi khobar shooro. Lalu oleh pengarang disukun huruf akhirnya. Dan hal itu boleh dalam bahasa Kabilah Robi’ah. Dalam bahasa Arab Kabilah Robi’ah, kata yang munawwan manshub boleh diwaqafkan atas sukun. Penjelasan: Kitab-kitab ilmu tauhid pada waktu itu terlalu panjang lebar dalam memaparkan ajaran-ajaran berbagai aliran dan dalil-dalil terperinci dalam menolak ajaran mereka. Hal itu tidak sesuai dengan selera orang-orang awam dalam belajar ilmu tauhid Hal itu membuat motivasi dan semangat belajar ilmu tauhid menjadi melemah Hal itu mendorong para ulama menyusun karangan yang ringkas o Ringkas artinya mengungkapkan makna yang banyak dengan lafazh yang sedikit. Nadhoman yang disusun Syekh Ibrahim al Laqqani menggunakan bahr rajaz, kecil dan ringkas, hanya terdiri dari 144 bait. Diberi judul Jauharoh at Tauhid o Jauharoh artinya mutiara yang indah. o Menunjukkan bahwa kandungannya berisi masalah-masalah yang penting untuk dipelajari Buku nadhoman ini telah dijauhkan oleh pengarangnya dari keterangan yang tidak bermanfaat dan terlalu panjang lebar. Pengarang berharap beberapa hal: Karyanya diterima oleh Allah dengan dijadikan sebagai amal shalih yang dilandasi niat yang ikhlash sehingga mendapat balasan dari-Nya. Bermanfaat bagi orang yang ingin mempelajarinya Berharap pahala dari Allah.[] ================================= #nuonline #nahdlatululama #islam