У нас вы можете посмотреть бесплатно Meriahkan Puasa Ramadan Dengan Musik Bangun Sahur или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Memeriahkan bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Masjid Jami’ Sultan Syarif Abdurrahman Pontianak kembali menggelar Festival Musik Bangun Sahur dengan hadiah fantastis mencapai puluhan juta rupiah. Nantinya, para peserta akan tampil di atas panggung dan dilanjutkan dengan pawai mengelilingi wilayah Kampung Dalam Bugis hingga kawasan Tanjung Raya. Kelompok Majelis Al-Hijrah Beting bekerja sama dengan Masjid Jami’ Sultan Syarif Abdurrahman Pontianak menghadirkan kembali acara yang telah menjadi tradisi tahunan ini. Memasuki tahun kelima pelaksanaan, festival ini menawarkan total hadiah yang sangat menggiurkan bagi para pemenang sebagai bentuk apresiasi atas kreativitas masyarakat dalam menyemarakkan syiar Ramadan. Ketua Panitia Kegiatan, Agus Sugianto, mengatakan bahwa rangkaian acara telah dimulai sejak Sabtu malam, 21 Februari 2026. Hingga saat ini, setidaknya sebanyak sebelas tim dari berbagai wilayah di Kota Pontianak telah mendaftarkan diri dan siap berkompetisi dalam festival yang akan berlangsung selama bulan Ramadan hingga menjelang Idulfitri mendatang. Agus menambahkan bahwa dewan juri akan menilai peserta berdasarkan beberapa kriteria utama, seperti kekompakan tim, kreativitas dalam berpakaian atau kostum, serta estetika penampilan lagu-lagu bertema bangun sahur. Setiap tim diwajibkan untuk membawakan lagu yang mengandung pesan mengajak orang-orang untuk bangun dan menjalankan ibadah puasa. Penyelenggara berharap Festival Musik Bangun Sahur ini dapat memberikan dampak positif bagi anak-anak muda di Kota Pontianak. Melalui partisipasi dalam kegiatan yang penuh kreativitas dan keceriaan ini, diharapkan energi generasi muda dapat tersalurkan pada kegiatan yang bermanfaat sekaligus melestarikan kearifan lokal selama bulan suci. Festival ini diharapkan terus menjadi agenda tetap tahunan dan menjadi bagian tak terpisahkan dari tradisi Ramadan di Kota Pontianak. Penggunaan lokasi ikonik seperti Masjid Jami’ Sultan Syarif Abdurrahman menambah nilai sakral dan sejarah dalam pelaksanaan acara yang sangat dinantikan masyarakat ini. (END)