У нас вы можете посмотреть бесплатно HUJAN DI PUNCAK MERAPI PICU BANJIR KALI SENOWO, 1 PENAMBANG MENINGGAL, 4 HILANG или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
HUJAN DI PUNCAK MERAPI PICU BANJIR KALI SENOWO, 1 PENAMBANG MENINGGAL, 4 HILANG Hujan deras yang melanda kawasan Puncak Gunung Merapi pada hari selasa 3 Maret 2026 siang hingga sore menyebabkan banjir lahar dingin di aliran sungai Senowo yang berada di sisi barat daya Gunung Merapi. Akibatnya, kendaraan truk penambang pasir hanyut serta ada alat berat yang tertimbun material lahar dingin. Peristiwa ini juga memakan korban jiwa. Satu orang meninggal dunia, enam orang petani mengalami luka-luka serta empat penambang yang sedang beraktivitas di area bantaran sungai Senowo hilang terseret arus lahar dingin. Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Magelang, Bambang Hermanto mengatakan, banjir lahar hujan dilaporkan terjadi kemarin sekitar pukul 15.30 WIB setelah terjadi hujan lebat di puncak Gunung Merapi. Adapun korban meninggal dalam peristiwa tersebut diketahui berinisial IS berusia 21 tahun, asal Kota Semarang. Tm gabungan juga masih melakukan pencarian terhadap empat korban hilang. Proses pencarian akan berlangsung hingga tujuh hari ke depan. Bambang menyebutkan banjir lahar dingin tersebut juga mengakibatkan enam orang mengalami luka-luka. Sampai dengan saat ini dua diantaranya masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muntilan. Bukan hanya banjir lahar, hujan deras yang mengguyur Kabupaten Magelang juga menimbulkan tanah longsor. Menurut data BPBD Kabupaten Magelang, tanah longsor di Dusun Bandung, Desa Paten, Kecamatan Dukun berdampak pada kerusakan jalan penghubung Desa Paten dan Desa Sewukan. Bambang mewanti-wanti agar masyarakat yang tinggal di kawasan hulu Gunung Merapi agar memperhatikan alarm early warning system dan menjauh dari bibir sungai ketika turun hujan dengan intensitas lebat. (*) Produser : Ibnu Taufik Juwariyanto Penulis : Mona Kriesdinar Program : Tribun Jogja News Host : Prisca Ruri Editor : Afiffudin Uploader : Afiffudin Sumber : kompas Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru