У нас вы можете посмотреть бесплатно "Oleh-Oleh" Lawatan Presiden Prabowo dari Inggris Menuju Davos...!!! или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Di landasan pacu bandara di Inggris, Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, memberikan laporan penutup lawatan kerja Presiden Prabowo Subianto. Tanggal 21 Januari 2026 menjadi penanda berakhirnya rangkaian diplomasi maraton di Inggris Raya, sebuah kunjungan yang ditegaskan bukan sekadar seremonial, melainkan misi "belanja masalah" dan membawa solusi nyata bagi rakyat Indonesia. 1. Investasi Maritim dan Ratusan Ribu Lapangan Kerja Pertemuan dengan Perdana Menteri Keir Starmer menghasilkan kesepakatan bernilai fantastis. Inggris berkomitmen menanamkan investasi sebesar £4 miliar (sekitar Rp90 triliun). Namun, yang paling menarik adalah skema kerjasamanya: Pembangunan 1.582 kapal nelayan yang seluruh proses perakitan dan produksinya dilakukan di Indonesia. Dampak langsungnya adalah penciptaan lapangan kerja bagi sekitar 600.000 orang—mulai dari 30.000 awak kapal, 400.000 tenaga produksi, hingga 170.000 tenaga kerja dari efek berganda (multiplier effect) industri pendukungnya. 2. Memboyong Standar Pendidikan Dunia Presiden Prabowo juga bertatap muka dengan 24 profesor dari universitas top Inggris (termasuk Oxford, Imperial College, dan King's College). Misinya jelas: meningkatkan kualitas SDM Indonesia secara drastis. Targetnya adalah mendirikan 10 kampus baru di Indonesia yang berafiliasi dengan standar global tersebut, dengan fokus utama pada bidang Kedokteran dan STEM (Science, Technology, Engineering, Math). Program pertukaran dosen akan digiatkan agar peringkat universitas-universitas di Indonesia bisa merangkak naik di kancah global. 3. Komitmen Tegas pada Lingkungan: Dari London hingga Jakarta Isu lingkungan menjadi sorotan dari dua sisi: diplomasi lunak dan penegakan hukum keras. Bersama Raja Charles III: Terjalin kesepakatan untuk pemulihan ekosistem di 57 Taman Nasional di Indonesia, termasuk konservasi gajah di Way Kambas dan Peusangan. Menariknya, lahan konservasi ini sebagian merupakan tanah pribadi Presiden yang telah diserahkan ke negara untuk dikelola bersama WWF demi kelestarian alam. Ketegasan Satgas PKH: Di sela-sela kunjungan luar negeri, Presiden tetap memantau kondisi dalam negeri. Berdasarkan laporan Satgas Penertiban Kawasan Hutan, izin 22 perusahaan kehutanan dan 6 perusahaan tambang dicabut karena terbukti merusak lingkungan. Ini adalah sinyal kuat bahwa investasi tidak boleh mengorbankan alam. Menutup laporannya, Teddy menegaskan filosofi diplomasi Presiden: "Kalau ke luar negeri, beliau ingin ada yang didapatkan. Ada produknya, ada hasilnya." Youtube / @pilartventertainment9495 Facebook https://www.facebook.com/profile.php?... Instagram / pilartventertainment Twitter https://twitter.com/PilarTVLampung?s=08 Tiktok / pilar.podcast_ #prabowosubianto #presidenprabowo #kunjunganpresiden #indonesia #inggris